TRIBUNNEWS.COM – Nama Dave Whelan mungkin tak setenar David Beckham di dunia sepak bola, namun dalam hal kekayaan, Whelan pernah melampaui legenda Manchester United tersebut pada masa jayanya.
Sebagai mantan pemilik Wigan Athletic, Whelan dikenal sebagai sosok yang sukses membawa klub kecil itu mencicipi delapan musim di Premier League, termasuk momen bersejarah saat menjuarai Piala FA 2013 usai mengalahkan Manchester City di final.
Pada 2011, saat Beckham masih bermain untuk LA Galaxy, Whelan tercatat sebagai tokoh sepak bola Inggris terkaya yang masih aktif di industri tersebut.
Menurut Sunday Times Sport Rich List, kekayaan Whelan kala itu mencapai sekitar £190 juta, mengungguli Beckham yang diperkirakan memiliki £135 juta.
Kesuksesan finansial Whelan tidak lepas dari bisnis ritel olahraga yang ia bangun melalui JJB Sports, memanfaatkan pengalamannya sebagai pedagang pasar.
Meski pernah unggul, situasi kini berbalik. Kekayaan Whelan saat ini diperkirakan berada di kisaran £162 juta, sementara Beckham telah melesat jauh dengan total kekayaan mencapai antara £500 juta hingga £700 juta.
Whelan sendiri masuk dalam kategori 10 orang terkaya di industri sepak bola.
Perbedaan ini menunjukkan bagaimana Beckham mampu mengembangkan brand globalnya jauh melampaui karier sepak bolanya.
Salah satu kisah paling menarik dari perjalanan Whelan adalah peluangnya untuk membeli Manchester United pada era 1980-an.
Kala itu, Whelan bahkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Martin Edwards untuk mengakuisisi klub dengan nilai sekitar £11,5 juta.
Namun, keputusan tersebut urung terjadi setelah istrinya, Patricia, mengkhawatirkan dampaknya terhadap bisnis JJB Sports yang tengah berkembang.
Baca juga: Manchester United Siapkan Rp2,3 Triliun untuk Duo Real Madrid, Racikan Michael Carrick Makin Ngeri
“Saya membuat keputusan yang salah terkait Manchester United,” ujar Whelan saat mengenang momen tersebut, dikutip dari Manchester Evening News.
"Saya sedang bekerja di JJB dan melakukan ekspansi, lalu Patricia berkata, 'Apakah menurutmu semua orang di London, Liverpool , Birmingham akan datang dan berbelanja di toko-tokomu ketika kamu memiliki Manchester United – musuh terbesar tim-tim yang mereka dukung?'" tambahnya.
Jika Whelan benar-benar membeli Manchester United dengan harga tersebut yang kini setara sekitar £30-40 juta, besar kemungkinan kekayaannya akan meningkat drastis seiring perkembangan nilai klub yang kini mencapai miliaran pound.
Saat ini, kepemilikan Manchester United berada di tangan keluarga Glazer bersama Jim Ratcliffe yang mengakuisisi 25 persen saham melalui INEOS pada 2024.
Diketahui, Keluarga Glazer mengambil alih Manchester United secara bertahap sejak Maret 2003, dengan pembelian signifikan dimulai pada tahun 2004, dan secara resmi menjadi pemilik mayoritas pada Mei 2005 serta menghapus klub dari Bursa Efek London pada Juni 2005 senilai sekitar £790 juta.
Jika Whelan saat itu berhasil membeli Manchester United, kemungkinan besar kita tak melihat kepemimpinan Keluarga Glazer.
Kepemimpinan Keluarga Glazer sendiri lebih banyak tuai kritik para fan karena menurunnya performa Manchester United hingga saat ini.
Meski gagal memiliki Manchester United, Whelan tetap mencatatkan sejarah besar bersama Wigan Athletic.
Ia membeli klub tersebut pada 1995 dengan harga sekitar £1 juta dan berhasil membawa mereka promosi ke Premier League pada 2005.
Selain itu, ia juga mendanai pembangunan Stadion JJB senilai £30 juta, yang menjadi salah satu warisan pentingnya bagi klub.
Whelan akhirnya menjual Wigan pada 2018 seharga £22 juta, mengakhiri kiprahnya selama lebih dari dua dekade.
Kisah Dave Whelan menjadi contoh nyata bagaimana satu keputusan bisnis dapat mengubah arah kehidupan seseorang secara drastis.
Jika ia mengambil langkah berani membeli Manchester United, bukan tidak mungkin namanya kini tercatat sebagai salah satu miliarder terbesar di dunia sepak bola.
(Tribunnews.com/Ali)