NOVA.id – Pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap I untuk periode Februari hingga Maret 2026 sudah masuk di minggu terakhir.
Penerima yang belum mencairkan bantuan diimbau untuk segera melakukan pengecekan agar tidak melewatkan haknya.
Penyaluran bansos tahap pertama ini menyasar sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
Setelah tahap I berakhir, pencairan bansos akan kembali dilanjutkan pada tahap II yang merupakan periode April hingga Juni 2026.
Selanjutnya tahap III dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga September, dan tahap IV pada Oktober hingga Desember 2026.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status penerimaan bansos, pengecekan dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT
Berikut langkah-langkah untuk mengecek status resmi penerima bansos:
1. Buka situs resmi cek bansos di cekbansos.kemensos.go.id.
2. Isi NIK sesuai dengan KTP/KK.
3. Masukkan captcha berupa huruf kode sederhana.
4. Klik "Cari Data".
Sistem akan menampilkan informasi status penerima, seperti kategori desil dan jenis bantuan yang diterima.
Melalui layanan ini, masyarakat bisa memastikan apakah terdaftar sebagai penerima bantuan dan apakah dana sudah tersedia untuk dicairkan.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT
Nominal bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori penerima. Berikut rincian besarannya:
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau setara Rp600.000 untuk akumulasi penyaluran tiga bulan.
Dengan memasuki minggu terakhir pencairan tahap I, penerima manfaat diimbau segera melakukan pengecekan dan pencairan bantuan agar tidak terlewat sebelum periode berakhir.