- Rusia memberikan sinyal konflik global kian mengkhawatirkan dan berpotensi masuk ke skala perang nuklir.
Eks Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan kemungkinan konflik besar akan terjadi setelah Iran menutup Selat Hormuz.
Menurutnya, negara Teluk yang jadi sasaran serangan balasan Iran berpotensi mencari perlindungan berupa “payung nuklir” sendiri.
(Tribun Video)
# iran # amerika serikat # timur tengah # rusia # nuklir