Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pencarian Faiz Khourun Nizam (8) bocah asal Dusun Tas Gunting, Desa Bangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar yang diduga tenggelam di Dam Colo dilanjutkan Senin (30/3/2026).
Diketahui, anak dari pasangan suami istri Didik Prasetyo dan Fatimah Wulandari, warga Dusun Tas Gunting, RT 02 RW 09 itu dilaporkan menghilang sejak Minggu (29/3/2026) dini hari.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, mengatakan pencarian korban akan dilanjutkan hari ini dengan sejumlah cara.
"Hasil koordinasi kami, dengan pihak-pihak terkait, Debit air akan dikurangi atau dialihkan oleh BBWS dan akan dilakukan pencarian dengan sistem susur sungai," kata dia.
Kapolsek Kebakkramat AKP Anggoro Wahyu Setia Budhi mengatakan dalam pencarian korban hari ini tak hanya di sekitar Desa Nangsri saja.
Baca juga: Bocah 8 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di DAM Colo Karanganyar, Pencarian Diperluas hingga Alastuwo
Pencarian akan diperluas sampai luar desa di wilayah Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.
"Hari ini dimulai Opsar resmi pertama dari SAR yang sebelumnya sudah dilakukan oleh warga setempat namun nihil, pada hari ini dilakukan pencarian dengan diperluas wilayah pencarian hingga luar desa Nangsri," kata Anggoro.
Anggoro mengatakan, perluasan pencarian dilakukan hingga beberapa desa di wilayah Kecamatan Kebakkramat.
Ia menuturkan, pencarian pada hari ini diikuti 100 orang dari gabungan relawan dan SAR.
"Kami perluas pencarian dari Pulosari, Malanggaten hingga Alastuwo," kata dia.
Kronologi
Sebelumnya diketehui menghilang, korban berada di rumah dan disuruh tidur oleh neneknya sekira pukul 01.00.
Selang satu jam kemudian, sekira pukul 02.00 WIB, neneknya mengecek di kamar dan tidak menemukan korban.
"Korban disuruh tidur simbahnya, namun satu jam kemudian, simbahnya mengecek kamar korban, namun sudah tidak ditemukan keberadaannya dengan kondisi pintu depan rumah terbuka dan gemboknya juga tidak ada," kata Hendro.
Setelah keberadaan korban tidak diketahui, keluarga melakukan pencarian.
Tak lama, keluarga menemukan celana milik korban tergeletak di perempatan selatan rumahnya pukul 02.30 WIB.
"Keluarga menemukan celana di selatan rumahnya tempat biasa korban bermain dan ada warga yang melihat korban bermain air dan tanah di sana," kata dia.
Baca juga: Awal Mula Bocah 8 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di Karanganyar, Pintu Terbuka dan Gembok Hilang
Mendapatkan kabar tersebut, kemudian pihak keluarga meminta bantuan kepada warga setempat untuk meminta bantuan ke relawan untuk mencari keberadaan korban.
Setelah itu, dilakukan pendataan dan pencatatan terkait identitas dan kronologi kejadian.
"Setelah itu, dibagi 3 tim untuk menyisir di sekitaran rumah korban dan ke sawah sekitar rumah, warga juga menyisir ke sungai dam Colo dengan teknik Boyo kurang lebih 1 sampai 2 kilometer," kata dia.
Dia mengatakan, korban mempunyai kebiasaan sering keluar rumah baik siang atau malam senang bermain air di sungai selatan rumahnya.
"Jika tidak dicari, korban tidak mau pulang. Korban tersebut pendiam diajak bicara siapa pun tidak mau berbicara hanya mau berbicara dengan orang tuanya," kata dia. (*)