Taksi Listrik Surabaya Terperosok Parit di Jalan Ahmad Yani, Sopir Diduga Mengantuk
Cak Sur March 30, 2026 01:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA – Sebuah mobil taksi listrik terperosok ke dalam parit di bahu Jalan Frontage Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Senin (30/3/2026) dini hari. Insiden ini diduga terjadi karena sopir mengantuk saat berkendara.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan dokumentasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, bagian kanan mobil terperosok ke parit dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Sementara itu, dua roda di sisi kiri mobil masih berada di atas separator jalan frontage yang berbatasan dengan lahan kosong di dekat jalur rel kereta api.

Dari hasil informasi di lapangan, kendaraan diduga perlahan keluar jalur ke kanan tanpa disadari pengemudi.

Proses Evakuasi 2 Jam

Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi kendaraan menggunakan tali derek yang diangkat dengan crane dari truk rescue.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama, yakni sekitar dua jam. Penanganan dimulai pukul 02.22 WIB saat laporan pertama diterima dan dinyatakan selesai pada pukul 04.25 WIB.

  • Menggunakan crane dari truk pemadam jenis rescue
  • Kendaraan terjebak di parit sedalam ±2 meter
  • Evakuasi berlangsung sekitar 2 jam hingga kondisi aman

Tidak Ada Korban

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Pengemudi taksi listrik bernopol L 1457 UF dengan inisial EHM (46), warga Surabaya, dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera. Saat kejadian, kendaraan juga tidak sedang membawa penumpang.

"Posko Terpadu Selatan di lokasi kejadian menyesuaikan melakukan pengamanan area sekitar. Untuk korban luka atau jiwa nihil," ujarnya.

Diduga Akibat Sopir Mengantuk

Berdasarkan keterangan petugas, kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi dalam kondisi mengantuk.

Akibatnya, kendaraan perlahan keluar jalur ke sisi kanan hingga akhirnya terperosok ke dalam parit.

"Setelah terevakuasi selanjutnya kendaraan melanjutkan perjalanan menggunakan derek pribadi. Untuk penyebab kejadian sopir di diduga mengantuk," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.