TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden kecelakaan hari ini di Jalan Jenderal Sudirman, tabrakan beruntun tiga kendaraan pada Senin (30/3/2026).
Peristiwa kecelakaan beruntun itu tepatnya di turunan Dukuh Atas arah Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.
Akun X TMC Polda Metro Jaya melaporkan peristiwa itu pada pukuk 09.59 WIB.
"Terjadi Kecelakaan Beruntun antara 3 unit Kendaraan Mobil di Jl. Jendral Sudirman Jakarta Pusat," tulis akun tersebut dikutip TribunJakarta.com.
Belum diketahui kronologi dan korban akibat kecelakaan tersebut.
TMC Polda Metro mengunggah kondisi mobil yang terlibat kecelakaan. Satu mobil bernomor polisi B 1056 WOK tampak ringsek di bagian depan. Lalu mobil BYD hitam tertabrak di bagaian belakang.
Lalu mobil Honda bernomor polisi B 1240 PIO tertabrak di bagian pinggir kanan belakang.
"Saat ini sedang dalam penanganan oleh Petugas, untuk arus lalu lintas di Sekitar Lokasi terpantau cukup padat," tulis TMC Polda Metro.
Selain itu, TMC Polda Metro melaporkan kondisi arus lalu lintas di wilayah Jakarta.
10.14 Situasi arus lalu lintas terkini di Traffic Light Cengkareng Jakarta Barat arah Pesing maupun arah Rawa Buaya terpantau ramai lancar.
Sementara dikutip dari Tribunnews.com, berikut sejumlah tips yang dilakukan untuk menjaga diri serta orang lain tetap aman di jalan.
Aturan lalu lintas dirancang untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan. Untuk itu, penting untuk memperhatikan aturan batas kecepatan, rambu-rambu, dan lampu lalu lintas.
Mengemudi sesuai batas kecepatan akan memberikan waktu yang cukup bagi pengemudi untuk merespons situasi yang terjadi secara mendadak.
Hal yang sama juga berlaku untuk rambu-rambu lalu lintas seperti tanda berhenti dan tanda peringatan.
Pastikan untuk melakukan pemeriksaan rutin pada kendaraan, termasuk pengecekan rem, lampu, ban, dan mesin.
Selain itu, pastikan juga semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik untuk mendukung visibilitas saat berkendara di malam hari atau dalam cuaca buruk.
Jika Anda merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya berhenti sejenak dan istirahat. Jika perjalanan jauh, rencanakan waktu istirahat yang cukup untuk menghindari kelelahan. Mengemudi dalam keadaan lelah dapat mengurangi konsentrasi dan waktu reaksi, sehingga rentan menyebabkan kecelakaan.
Berbicara di telepon atau mengirim pesan teks dapat mengalihkan perhatian pengemudi dari jalan.
Jika perlu membalas pesan selama berkendara, gunakan fitur hands-free atau carilah tempat yang aman untuk berhenti.
Menjaga jarak aman dari kendaraan yang ada depan hal penting diperhatikan untuk menghindari tabrakan.
Jika kendaraan di depan tiba-tiba berhenti atau melambat, pengemudi akan memiliki cukup ruang untuk melakukan pengereman dengan aman.
Jarak aman juga memberi pengemudi waktu untuk mengantisipasi dan menghindari potensi bahaya di jalan.
Cuaca buruk seperti hujan, kabut, atau salju dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan.
Selalu sesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi cuaca dan perhatikan jarak aman. Bila jarak pandang menyempit, pengemudi bisa menggunakan lampu depan atau lampu jauh saat berkendara.
Pastikan semua penumpang di dalam kendaraan mengenakan sabuk pengaman sebelum memulai perjalanan. Menggunakan sabuk pengaman dapat mengurangi risiko cedera serius atau kematian saat terjadi kecelakaan.
Rencanakan perjalanan dengan baik sebelum berangkat untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.
Jika perlu, gunakan aplikasi navigasi untuk membantu menemukan rute yang aman dan menghindari kemacetan.
Jika merasa tidak sehat atau sedang dalam kondisi fisik yang buruk, sebaiknya hindari berkendara dan cari alternatif transportasi.
Selain sembilan tips di atas, penting juga untuk melindungi diri secara finansial dengan memiliki asuransi mobil. Pemerintah pun sedang memperkuat regulasi dengan mewajibkan asuransi TPL (Third Party Liability) bagi seluruh kendaraan bermotor.
Hal ini semakin mempertegas pentingnya asuransi mobil sebagai jaring pengaman saat terjadi musibah selama perjalanan.