TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Upaya pencarian potongan tubuh karyawan kios ayam goreng di Kabupaten Bekasi yang menjadi korban mutilasi akhirnya membuahkan hasil.
Bagian tangan dan kaki korban yang sempat hilang diduga dibuang oleh pelaku kini telah ditemukan.
"Sudah ditemukan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Senin (30/3/2026).
Abdul mengungkapkan, potongan tangan dan kaki korban ditemukan di wilayah Bogor, Jawa Barat.
"(Ditemukan) di daerah Cariu, Bogor," ungkap Abdul Rahim.
Dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua pelaku berinisial S (27) dan ANC (23).
Keduanya ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 09.30.
Abdul mengungkapkan, para pelaku tersebut merupakan rekan kerja korban di kios ayam goreng.
Keduanya bertugas mengolah ayam hingga siap dijual.
Sementara itu, korban bekerja sebagai petugas keamanan di kios ayam goreng tersebut.
"Keduanya rekan kerja korban," ungkap dia.
Warga setempat, Ali, mengatakan, jenazah yang ditemukan pada Sabtu (28/3/2026).
“Saya tahu sudah ramai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membawa jenazah menggunakan kantong mayat,” kata Ali, dikutip Minggu (29/3/2026).
Ali menjelaskan, semasa hidupnya, yang bersangkutan dikenal dengan panggilan Pak Bedul.
Hanya saja identitas lengkapnya belum diketahui, namun diperkirakan berusia sekira 45 tahun dan dikenal ramah serta mudah bergaul.
“Orangnya baik, sering berbincang dengan warga dan pedagang lain,” jelasnya.
Sementara warga lainnya, Elin, menuturkan, terakhir kali, ia melihat korban pada malam takbiran menjelang Idul Fitri.
Saat itu, korban masih beraktivitas seperti biasa di depan kios.
“Terakhir saya lihat malam takbiran, masih di depan kios,” singkat Elin.
Sabtu malam sekira pukul 22.30 WIB, petugas kepolisian sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serra mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Selanjutnya jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan bahwa kedua pelaku telah diamankan dan diketahui merupakan rekan kerja korban.
“Keduanya rekan kerja korban,” ujar Abdul Rahim kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Dua terduga pelaku tersebut berinisial DS alias A dan S.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing dalam kasus pembunuhan tersebut.
Jasad Abdul Hamid ditemukan pada Sabtu pagi (28/3/2026) di dalam freezer kios tempatnya bekerja.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa tangan dan kaki.
Pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap bagian tubuh korban yang belum ditemukan.
Baca juga: 5 Fakta Temuan Mayat Pria Termutilasi dalam Freezer Ayam Geprek di Bekasi, Sosok Pak Bedul Terungkap
Baca juga: Mayat Pria Dalam Freezer Ditemukan di Kedai Ayam Geprek di Bekasi, Jasad Korban Dimutilasi
Baca juga: Geger, Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Limbah RPH Kapuk Cengkareng Jakbar