Komnas HAM Turun Tangan Usut Penyerangan Tewaskan 2 Prajurit TNI AL di Maybrat
Petrus Bolly Lamak March 30, 2026 03:27 PM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua investigasi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat pasca-insiden penyerangan yang menewaskan dua prajurit TNI AL.

Investigasi dipimpin Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey.

Baca juga: Kaops Damai Cartenz Turun Gunung ke Maybrat, Perkuat Koordinasi Keamanan di Papua Barat Daya

Ia menyatakan tim turun mengungkap motif kejadian serta memastikan kondisi warga sipil yang terdampak.

“Kami ingin mengetahui fakta di lapangan sekaligus melihat kondisi masyarakat sipil yang menjadi korban,” ujar Frits, Senin (30/3/2026).

Ia menegaskan, peristiwa tersebut harus segera ditangani agar tidak terulang.

Selama di lokasi, tim juga berdialog dengan warga setempat.

“Kita tidak bisa mengabaikan peristiwa ini. Ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pelayanan dari pemerintah,” katanya.

Baca juga: Komnas HAM dan JDP Serukan Pelindungan Warga Sipil di Maybrat dan Tambrauw: Buka Dialog

Komnas HAM juga berencana mengunjungi Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, untuk memastikan kondisi warga sipil di wilayah tersebut.

Diketahui, kontak tembak terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIT di Kampung Sori.

Dua prajurit TNI AL yang gugur adalah Prada Mar Andi Suvio (Yonmar 7) dan Prada Mar Elki Saputra (Yonmar 10).

Baca juga: Update Pasca-Kontak Tembak di Maybrat, Wakil Komandan Batalyon Buaya TPNPB Tewas dalam Penyisiran

Sementara itu, Kopda Mar Eko Sutikno (Yonmar 7) mengalami luka kritis.

Korban telah dievakuasi ke RSAL dr. R. Oetojo Sorong.

Dalam insiden tersebut, dua senjata api milik prajurit juga dirampas oleh kelompok orang tak dikenal.

Baca juga: MRPBD Pantau Kerukunan Beragama dan Aspirasi Pendidikan di Maybrat

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan duka cita saat mengunjungi RSAL.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga keamanan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. (tribunsorong.com/safwan ashari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.