TRIBUNTORAJA.COM - Kompetisi Super League 2025/2026 masih menyisakan sembilan pertandingan.
Namun rumor pergerakan pemain PSM Makassar mulai memanas.
Sejumlah pemain kunci Juku Eja dikabarkan menjadi incaran klub lain jelang akhir musim.
Bahkan, bek andalan PSM Yuran Fernandes disebut-sebut berpeluang mengikuti jejak mantan pelatih Laskar Pinisi, Bernardo Tavares, ke Persebaya Surabaya.
Tak hanya Yuran, nama gelandang muda Victor Dethan juga dirumorkan bakal merapat ke klub yang sama.
Sementara Aloisio Neto Soares dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan salah satu klub Super League, dan Daffa Salman disebut diminati Persib Bandung.
Menanggapi kabar tersebut, Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, menilai rumor yang berkembang sebagai hal wajar di penghujung kompetisi.
“Dalam dua bulan terakhir kompetisi, rumor seperti ini hal yang biasa,” ujarnya di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, ketertarikan klub lain justru menjadi bukti kualitas pemain PSM, meski saat ini tim masih tertahan di peringkat 13 klasemen dengan 24 poin.
Di tengah situasi tersebut, manajemen mulai bergerak cepat.


















Komunikasi dengan pemain yang diproyeksikan bertahan musim depan telah dilakukan, mengingat sekitar 12 hingga 13 pemain akan habis kontrak di akhir musim.
Fajrin juga mengungkapkan, beberapa pemain sudah menyepakati perpanjangan kontrak, termasuk dua pemain asing.
Namun, pihaknya belum mengumumkan secara resmi nama-nama tersebut.
Meski rumor transfer terus bergulir, ia memastikan fokus tim tetap pada sembilan laga sisa demi menjauh dari zona degradasi.
“Pemain tetap profesional dan memahami tanggung jawab untuk menyelesaikan kompetisi,” tegasnya.
Manajemen PSM berharap evaluasi yang dilakukan saat ini dapat menjadi fondasi untuk membangun tim yang lebih kompetitif pada musim depan.(kaswadi)