Trump Klaim Iran Telah Setujui Sebagian Tuntutan Poin AS, Singgung Rencana Ambil Minyak Teheran
Tegar Melani March 30, 2026 05:42 PM

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran telah menyetujui sebagian besar tuntutan yang diajukan Washington, terutama terkait program nuklir, rudal, dan aktivitas regional, sebagai syarat untuk mengakhiri konflik. Pernyataan itu disampaikan di tengah ketidakjelasan apakah kedua pihak benar-benar tengah menjalani proses negosiasi.

Berbicara kepada wartawan di Air Force One pada Minggu (29/3/2026), Trump menyebut Iran telah memenuhi sebagian besar poin yang diminta AS. 

Ia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar, sembari menambahkan bahwa Washington masih akan mengajukan tuntutan tambahan.

Namun, Trump tidak merinci bentuk konsesi yang disebut telah diberikan oleh pihak Iran.

Di sisi lain, Iran secara terbuka justru menolak daftar 15 tuntutan yang diajukan pemerintah AS melalui perantara di Pakistan. 

Teheran bahkan mengajukan lima syarat balasan, termasuk mempertahankan kedaulatan atas Selat Hormuz.

Di hari yang sama, Trump juga memunculkan pernyataan kontroversial terkait rencana mengambil alih sumber daya minyak Iran. 

Gagasan tersebut dinilai berpotensi memicu eskalasi besar dalam konflik yang sedang berlangsung.

Bahkan, Trump mengungkapkan bahwa opsi mengambil minyak Iran menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan. 

Ia juga menyinggung adanya penolakan dari sejumlah pihak di dalam negeri terhadap gagasan tersebut.

Langkah untuk menguasai minyak Iran disebut tidak mudah, karena memerlukan operasi militer berisiko tinggi. 

Upaya itu berpotensi melibatkan invasi serta pendudukan Pulau Kharg, yang merupakan pusat utama ekspor minyak Iran sekaligus lokasi pangkalan angkatan laut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.