PKBM Erlangga Bantu Anak Putus Sekolah di Toraja Kembali Bermimpi
Imam Wahyudi March 30, 2026 05:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Di tengah masih tingginya angka putus sekolah, secercah harapan hadir dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Erlangga Tana Toraja, Sulsel.

Lembaga ini menjadi tempat pulang bagi anak-anak yang sempat kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.

Ketua PKBM Erlangga, Siska Andilolo, mengatakan banyak anak terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi atau kehilangan motivasi.

Di tempat ini, mereka diajak untuk bangkit kembali.

“Rata-rata karena tidak mampu atau kurang motivasi. Di sini kami tidak hanya mengajar, tapi membangun kembali semangat dan kepercayaan diri mereka,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

PKBM Erlangga membuka program Paket A, B, hingga C yang setara dengan jenjang SD, SMP, dan SMA.

Saat ini, sebanyak 365 peserta dari berbagai wilayah menimba ilmu, dengan puluhan di antaranya telah berhasil lulus sejak ujian pertama digelar pada 2024.

Berlokasi di kawasan Simpang Lima, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, kegiatan belajar masih berlangsung di bangunan sementara berupa rumah dua lantai.

Meski jauh dari kata mewah, tempat itu justru menjadi saksi perjuangan banyak anak untuk kembali mengejar cita-cita.

Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan semangat.

Bahkan, PKBM Erlangga terus memperluas jangkauan dengan membuka kelas jauh di wilayah Masanda, demi menjangkau anak-anak yang sulit mengakses pendidikan.

Sebagian besar peserta dapat belajar secara gratis berkat dukungan pemerintah.

Sementara mereka yang berusia di atas 25 tahun tetap diberi kesempatan melalui skema mandiri, membuktikan bahwa belajar tidak mengenal batas usia.

Lebih dari sekadar mengejar ijazah, PKBM Erlangga juga membekali peserta dengan keterampilan hidup.

Dari sana, sejumlah lulusan mulai menata masa depan.

Ada yang membuka usaha kecil, ada pula yang berhasil bekerja di perusahaan.

“Yang kami harapkan bukan hanya kelulusan, tapi mereka bisa mandiri dan punya masa depan yang lebih baik,” kata Siska.

Upaya ini juga diperkuat dengan kerja sama bersama sejumlah lembang (desa) untuk mendata anak-anak putus sekolah dan mengajak mereka kembali belajar.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.