Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Sebanyak 101 pelajar Seluma mulai bersaing untuk bisa lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026, Senin 30 Maret 2026.
Wakil Bupati Gustianto membuka secara resmi dimulainya proses seleksi di Kantor Kesbangpol di Jalan RA Kartini Pematang Aur.
"Selamat mengikuti seleksi untuk peserta, tetap utamakan profesional dan objektif dalam proses seleksi ini," ucap Wabup Gustianto saat membuka seleksi.
Wabup meminta Kesbangpol selaku penyelenggara seleksi, untuk berlaku profesional dan objektif dalam melakukan tahap seleksi.
Agar nantinya terpilih, anggota Paskibra yang mumpuni dan bisa bersaing hingga ke tingkat nasional.
"Saya berharap, Paskibra kita ini nanti bisa lolos sampai nasional. Jadi saya minta Kesbangpol benar serius melaksanakan seleksi ini," kata Wabup Seluma.
Menanggapi ini, Plt Kepala Kesbangpol Seluma, Joni Faisal mengatakan seleksi calon paskibraka kabupaten Seluma tahun 2026 diikuti 101 peserta.
Seleksi awal, peserta akan melaksanakan tes wawasan kebangsaan yang dilaksanakan selama dua hari.
Dijelaskan Jhoni, usai melaksanakan tes wawasan kebangsaan dan Inteligensi umum, akan dilanjutkan tes kesehatan dan parade yang akan dilaksanakan 1-2 April 2026.
Tanggal 6 April peserta akan mengikuti tes kesamaptaan dan baris berbaris dan ditutup pada tanggal 7 April dengan tes kepribadian.
“Seluruh peserta kita lakukan seleksi. Di setiap tahapan seleksi akan kita umumkan peserta yang lolos untuk melanjutkan seleksi tahap berikutnya," tukasnya.
Baca juga: Bupati Seluma Teddy Rahman Minta PPPK Jangan Panik soal Ancaman PHK Massal Imbas UU HKPD
Lanjut Jhoni, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kuota yang dibutuhkan sebanyak 36 - 40 orang.
Jhoni memastikan akan memilih para peserta yang memang benar benar kompeten dan layak serta memenuhi syarat.
"Tentunya kami akan menilai dengan cermat dan memilih peserta yang benar benar kompeten. Ini kami lakukan agar mendapatkan Paskibraka terbaik, sesuai pesan pak Wabup. Kami berusaha bisa lolos sampai nasional," ungkap Jhoni.
Untuk diketahui, untuk melaksanakan seleksi paskibraka tahun 2026 ini, Pemkab Seluma menggangarkan anggaran sebesar Rp 900 juta di APBD 2026.
Anggaran ini dialokasikan untuk pra-seleksi, seleksi, panitia, biaya makan minum, dan honor pelatih serta reward bagi para paskibraka.
"Seleksi ini kami laksanakan transparan, tidak ada istilah titipan. Kami akan cari peserta terbaik, sesuai dengan syarat dan kriteria," sampai Jhoni Faisal.