SURYA.CO.ID JEMBER- Wisata Tanjung Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Kecamatan Wuluhan dan Pantai Watu Ulo Kabupaten Jember, Jawa Timur jadi destinasi andalan selama masa libur lebaran 2026.
Data Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Jember, mencatat ada 57.806 wisatawan yang menyerbu dua destinasi ini salama masa libur lebaran Idul Fitri sejak 21-29 Maret 2026.
"Ada kenaikan jumlah pengunjung diatas 300 persen, atau hampir 400 persen dibandingkan pada masa libur lebaran tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Jember Bobby Arie Shandy melalui sambungan telepon, Senin (30/3/2026).
Data kunjungan wisatawan di Pantai Watu Ulo pada masa libur lebaran 2025. Kata Bobby, hanya 736 orang ketika tiketnya belum digabung dengan Papuma.
"Sedangkan yang di Papuma ada kisaran 13 ribu sekian. Kalau digabung kisaran 14 ribuan antara Watu Ulo dan Papuma masa libur lebaran tahun lalu," kata Bobby.
Baca juga: Perayaan Lebaran Ketupat, Puluhan Pegon Diarak Menuju Pantai Watu Ulo Jember
Menurutnya, hal ini tidak lepas dari penggabungan tiket masuk dua destinasi ini. Kata dia, wisatawan cukup bayar Rp 12.500 sudah bisa menikmati Pantai Watu Ulo dan Papuma sekaligus.
"Kenaikan jumlah pengunjung tiga kali lipat dari tahun sebelumnya," ucapnya.
Lebih lanjut, Bobby jumlah pengunjung di dua tempat wisata ini tersebut tertinggi selama tahun ini bahkan melebihi ketika Pengintegrasian Tiket Watu Ulo dan Papuma pertama pada Januari 2026
"Pada Januari 2026 itu jumlah pengunjung kisaran 5.665. Jadi paling tinggi lebaran sekarang ini," bebernya.
Sementara, Asisten Manager Wisata Tanjung Papuma Jember Adi Suponco mengungkapan rata-rata jumlah pengunjung selama massa libur lebaran sebanyak 7 ribu perhari.
"Puncak kepadatan pengunjung terjadi pada 28 Maret 2026, soalnya barengan dengan acara Pegon dan Hari Raya Ketupat. Itu bisa tembus 8.800 pengunjung," tambahnya.
Ponco mengungkapan, destinasi favorit berada di sisi barat Pantai Papuma. Katanya, dilokasi itu pengunjung bisa mengambil gambar sunset saat menjelang matahari tenggelam.
"Di sepanjang pantai, kita bisa menyaksikan pemandangan bagus saat matahari tenggelam. Pengunjung bisa ambil foto sunset," ulasnya.
Ponco mengungkapan mengakibatkan sebagian wisatawan Papuma sampai pingsan bahkan dievakuasi mengunakan mobil ambulan saat puncak libur lebaran tahun ini.
"Sekitar 5-6 orang yang harus dievakuasi pakai armada ambulan. Sebagian ada yang jatuh dari kendaraan saat di tanjakan menuju Papuma, ada juga karena kelelahan akibat panas di pantai," ungkapnya.