Perubahan Pengurus WOM Finance, Penyaluran Pembiayaan Baru Tumbuh 9,35 Persen
Refly Permana March 30, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (30/3/2026). 

Rapat diselenggarakan secara hybrid, yakni melalui kehadiran fisik dan secara elektronik menggunakan aplikasi Electronic General Meeting System KSEI (eASY KSEI).

Dalam RUPST, perseroan menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. 

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, perubahan susunan pengurus, hingga penetapan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah.

Baca juga: WOM Finance Revitalisasi Masjid Nur Iman untuk Kenyamanan Beribadah Warga Palembang

Tak hanya itu, rapat juga menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V tahun 2025.

Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar, menyampaikan apresiasi atas dukungan para pemangku kepentingan. 

Ia menilai kinerja perseroan tetap solid di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan industri pembiayaan.

“Perseroan berhasil menjaga kinerja yang stabil dan secara konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham,” katanya. 

Sementara itu Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, mengungkapkan bahwa hingga akhir 2025, perseroan mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 5,94 triliun atau tumbuh 9,35 persen secara tahunan.

“Total aset meningkat menjadi Rp 7,37 triliun dan ekuitas mencapai Rp1,98 triliun. Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp142,55 miliar,” jelasnya.

Dari sisi profitabilitas, WOM Finance mencatat Return on Asset (ROA) sebesar 2,41 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 7,45 persen. 

Baca juga: WOM Finance Cetak Laba Bersih Rp 151 Miliar Kuartal III Tahun 2024

Sementara itu, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) gross sebesar 2,17 persen dan NPF net 0,95 persen.

Untuk memperkuat struktur permodalan, sepanjang 2025 WOM Finance telah menerbitkan obligasi melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan V Tahap II senilai Rp 1,5 triliun.

Selain itu, perseroan juga memperoleh tambahan fasilitas kredit dari perbankan sebesar Rp 1,65 triliun.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan.

Susunan terbaru Dewan Komisaris dipimpin oleh Steffano Ridwan sebagai Presiden Komisaris.

Sementara jajaran Direksi diisi oleh Cincin Lisa Hadi, Hendrik Progo, dan Paulus Cholot Janala.

Adapun Dewan Pengawas Syariah terdiri dari Abdul Jabar Majid sebagai Ketua dan Nadratuzzaman Hosen sebagai Anggota.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.