TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Ayat Cahyadi, menyatakan dukungannya terhadap langkah kebijakan yang diambil oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dalam upaya penghematan energi di tengah dinamika konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Menurut Ayat, kebijakan tersebut merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam menyikapi situasi global yang berpotensi berdampak pada ketersediaan dan harga energi, terutama bahan bakar minyak (BBM).
Ia menegaskan langkah penghematan energi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global. Oleh karena itu, ia menilai kebijakan ini sudah berada di jalur yang tepat.
"Kita mendukung apa yang menjadi kebijakan Plt Gubernur Riau. Ini memang bagian dari arahan Presiden RI dalam menyikapi perkembangan global. Ini respon cepat yang bagus,"ujar Ayat.
Meski demikian, Ayat mengingatkan agar kebijakan tersebut tetap dilakukan evaluasi secara berkala. Hal ini penting agar target penghematan BBM sebesar 20 persen dapat tercapai secara optimal.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa efektivitas kebijakan harus diimbangi dengan menjaga kualitas pelayanan publik. Jangan sampai kebijakan penghematan justru berdampak negatif terhadap pelayanan kepada masyarakat.
"Harus dipastikan kebijakan ini tidak mengganggu pelayanan publik. Itu yang penting,"jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Plt Gubernur Riau sebelumnya telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk penghematan energi. Di antaranya adalah penerapan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat serta larangan penggunaan kendaraan dinas mulai Jumat hingga Minggu.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan membatasi penggunaan pendingin ruangan (AC) dan listrik di lingkungan perkantoran, yang pelaksanaannya akan terus dievaluasi guna memastikan efisiensi energi berjalan sesuai target.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)