Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Panitia Seleksi (Pansel) Jawa Timur mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo tahun 2026.
Tiga nama itu sesuai abjad Agus Sugiarto (Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asisten Daerah dan Plt Sekda Ponorogo)
Henry Indrawardhana (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) dan Masun (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah),
Sementara Imam Bashori (Inspektorat) yang sebelumnya masuk dalam 4 besar tidak lolos dalam fase uji gagasan dan wawancara.
Hanya saja hingga kini sepekan setelah pengumuman, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita masih belum memutuskan siapa yang berhak menduduki kursi sekda Ponorogo.
“Belum ya. Bayangan saya kan kemarin setelah ada di provinsi itu kan? Enggak dilempar ke saya lagi, ternyata harus kembali ke saya,” ungkap Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita.
Bunda Lisdyarita—sapaan akrab—Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menjelaskan bahwa nama yang masuk 3 besar semua baik dan dirinya mengenal secara baik.
Baca juga: Jatim Terpopuler: Seleksi Sekda Ponorogo Mengerucut 3 Besar hingga Odong-odong Terguling
“Semuanya bagus-bagus juga makanya ketika saya dapat-dapat 3 nama itu. Saya agak bingung juga, karena semuanya bagus-bagus, semuanya baik-baik itu,” tegasnya.
Dia meminta waktu untuk berpikir dan memilih nama Sekda. Tentu menurutnya yang terbaik. Karena Sekda akan menjadi partner dirinya selama memimpin Bumi Reog.
“Ditunggu saja ya. Siapa-siapa nya. Saya masih akan memilih. Dan tentu terbaik. Ditunggu saja lah ya mbak,” pungkas Bunda Lisdyarita.
Agus Sugiharto merupakan lulusan Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) Malang. Sapaan Agus Sugiharto adalah Ugin.
Pertama memasuki dunia kerja,tahun 1988 lalu. Agus Sugiarto dikenal sebagai salah satu pejabat senior di lingkungan Pemkab Ponorogo yang memiliki latar belakang pendidikan yang kuat hingga jenjang doktoral (S3). Dia sering terlibat dalam proses perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah.
Agus Sugiarto lama di BPPKAD sebagai staff. Kemudian mengikuti lelang jabatan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo saat jaman Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.
Kemudian Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Lalu ke Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda).
Baca juga: Seleksi Sekda Ponorogo Mengerucut ke 3 Besar: Adu Kuat Senioritas, Pengalaman Teknis, dan Akademisi
Terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo.
Ugin ditunjuk sebagai Plh Sekda Ponorogo. Penunjukan Ugin berdasarkan surat tugas dari Plt Bupati Ponorogo nomor 800/ARH/1164.1/405.25/2025 Tentang Penunjukan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo.
Dilihat dari gelar yang dipunyai, Agus merupakan Doktor. Artinya Agus telah menempuh S3.
2. Henry Indra Wardhana SE M.Si
Henry Indra Wardhana merupakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Henry diketahui merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Jember (Unej)
Henry merupakan birokrat ulung. Pertama berkiprah sebagai PNS Pemkab Ponorogo juga di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Dia menjadi eselon 2 pertama sebagai Asisten 2 Setda Pemkab Ponorogo. Kemudian pada 2021, Henry dipercaya oleh Eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP).
Hanya saja, karir Henry tak panjang. Tahun 2022 dipindah sebagai Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo. Kemudian digeser menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana hingga saat ini.
3. Masun SPt. MP. MA. M.Ec.Dev.
Diketahui Masun adalah Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dilihat gelarnya, Masun merupakan lulusan sarjana Peternakan (SPt). Diketahui Masun merupakan lulusan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang,
Kemudian Masun melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) Magister Pertanian dan Ekonomi Pembangunan. Untuk gelar M.Ec.Dev. didapatkan Masun dari International of University of Japan
Masun pernah menjadi kabid di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo. Kemudian pindah ke Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) sebagai Sekretaris.
Lalu ikut lelang eselon 2 tahun 2021. Masun bisa menyisihkan saingannya dan menjadi Kepala Dipertahankan Ponorogo. Kemudian dipindah ke BPBD Ponorogo pada November 2024 hingga saat ini.