Perayaan Paskah Rote Ndao 2026 Libatkan Kolaborasi Lintas Sektor Terbesar
Oby Lewanmeru March 30, 2026 10:41 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Perayaan Paskah Kabupaten Rote Ndao tahun 2026 menjadi momentum kolaborasi terbesar lintas sektor antara gereja dan pemerintah daerah.

Hingga pertengahan Maret, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Paskah Rote Ndao 2026, Pendeta Izal De Haan, Senin (30/3/2026). 

Ia mengemukakan bahwa kepanitiaan tahun ini dibentuk secara bersama antara pihak gereja dan pemerintah daerah, termasuk dalam pembagian tugas dan tanggung jawab.

Baca juga: Wagub NTT Johni Asadoma Pastikan Dua Ruas Jalan Rusak Berat di Rote Ndao Segera Diperbaiki

"Ini adalah kerja sama perdana yang besar antara pihak gereja dan Pemda Rote Ndao," pungkasnya.

Bagi Pendeta Izal, panitia telah bekerja intensif selama dua bulan terakhir, sementara proses perencanaan kegiatan telah dimulai sejak tahun sebelumnya. 

Ia menyebut kolaborasi ini mencakup seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari teknis hingga substansi kegiatan.

Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema kebangkitan Kristus yang dikaitkan dengan isu kemanusiaan, seperti penanganan stunting, kemiskinan ekstrem dan pencegahan perdagangan orang.

Ia mengatakan, rangkaian kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (8/4/2026) hingga Jumat (10/4/2026). 

Agenda meliputi perlombaan seni dan budaya, pawai akbar hingga ibadah syukur bersama yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao.

Pendeta Izal merinci, kegiatan diawali dengan berbagai lomba pada Rabu (8/4/2026), seperti paduan suara, tarian tradisional kebalai serta dance rohani bagi generasi muda. 

Selanjutnya, pawai besar akan digelar pada Kamis (9/4/2026), yang menggabungkan unsur religius, budaya lokal dan pembangunan daerah dengan melibatkan kontingen dalam skala besar.

Penanggung jawab Seksi Pawai, Pendeta Jois R Tulle mengatakan pawai akan dikemas dalam bentuk penampilan miniatur kisah Alkitab. 

Salah satu atraksi utama adalah prosesi pemanggulan salib raksasa sepanjang 15 meter oleh 200 pemuda dari Klasis Lobalain.

"Pawai ini bukan sekadar iring-iringan, tetapi juga menghadirkan pesan melalui pertunjukan teatrikal, termasuk isu stunting dan kemiskinan ekstrem," katanya.

Ia menyebut, rute pawai direncanakan dimulai dari depan Mapolres Rote Ndao hingga berakhir di Lapangan Ba'a Betania. 

Panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

Selain itu, lanjut Pendeta Jois, pawai akan melibatkan partisipasi umat lintas agama, termasuk Katolik, Islam dan Hindu, sebagai wujud harmoni sosial di wilayah tersebut.

Ia menerangkan, perayaan Paskah ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga ditargetkan menjadi agenda rutin daerah sekaligus daya tarik wisata.

Pendeta Jois berharap kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM serta memperkuat identitas budaya lokal.

"Kami ingin masyarakat luar datang ke Rote karena ada sesuatu yang unik saat Paskah," tutupnya. (rio)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.