Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, BAJAWA – Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, menanggapi pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngada Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan oleh Raymundus Bena dalam sidang paripurna DPRD, Senin (30/3/2026).
Dalam pidatonya, Bupati Ngada memaparkan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025, sekaligus mengakui masih adanya tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Salah satu indikator yang disoroti adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang mengalami peningkatan dari 3,67 persen menjadi 4,28 persen.
Pertumbuhan tersebut didominasi oleh sektor pertanian sebesar 18,50 persen, diikuti sektor pemerintahan dengan kontribusi serupa, serta sektor konstruksi dan perdagangan.
Baca juga: Koperasi Desa di Ngada Lebur ke KDMP, Klaim Aset Ratusan Juta
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ngada juga tercatat berada pada kategori tinggi, yakni 70,37 persen. Peningkatan ini ditopang oleh membaiknya usia harapan hidup, indeks pendidikan, serta kualitas hidup masyarakat secara umum.
Menanggapi hal tersebut, Romilus Juji menilai capaian yang disampaikan pemerintah daerah belum sepenuhnya memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Untuk capaian-capaian yang sudah digambarkan dari program-program pemerintah tahun 2025, kami melihat belum sepenuhnya sesuai dengan target,” ujar Romilus.
Ia menegaskan, DPRD akan melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap laporan tersebut melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.
Menurutnya, pembahasan tidak hanya dilakukan di tingkat pansus, tetapi juga melibatkan alat kelengkapan dewan, termasuk komisi-komisi terkait, guna memastikan akurasi dan konsistensi capaian yang dilaporkan.
“Kita akan kuliti secara mendalam, baik melalui pansus maupun komisi-komisi bersama pemerintah daerah, lalu dirangkum menjadi rekomendasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Romilus menilai laporan tahun pertama pemerintahan ini perlu diuji tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas capaian program.
“Secara kuantitas kita pahami ini tahun pertama. Namun secara kualitas, kita akan uji kembali konsistensinya dengan RPJMD, sejauh mana target-target seperti Pendapatan Asli Daerah (PAD) benar-benar tercapai,” tambahnya.
DPRD Ngada memastikan proses pembahasan LKPJ akan menjadi momentum evaluasi penting untuk mendorong perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.
Adapun agenda LKPJ ini dihadiri oleh 24 Anggota DPRD Kabupaten Ngada. Turut hadir Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey, PJ Sekda Ngada Yohanes Ghae, pimpinan OPD dan awak media. (cha)