Dari Memulung ke Sekolah Rakyat: Langkah Baru Fikri Diantar Bupati dan Kapolres Sumedang
Siti Fatimah March 31, 2026 08:11 AM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Senyum itu akhirnya muncul di wajah kecil M Fikri Ibrahim (6). Bocah asal Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang itu memulai babak baru hidupnya saat diantar langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika ke Sekolah Rakyat, Senin (30/3/2026).

Fikri tampak cepat beradaptasi.

Di hari pertamanya sekolah, ia duduk tidak canggung bersama teman-temannya.

Dia mulai belajar menggambar dan mewarnai, sambil sesekali tersenyum.

Dengan polos, ia bahkan sudah punya cita-cita.

Dia menyebut dirinya ingin menjadi polisi.

Namun di balik senyum itu, tersimpan perjalanan hidup yang tidak mudah.

Dia sempat viral memulung di Jakarta lalu dengan kebaikan hati pimpinan Kepolisian Resor Sumedang dan pemerintah, dia dibawa ke Sumedang untuk kembali berjumpa dengan ibu kandungnya.  

Dari Jalanan Jakarta Kembali ke Sumedang

Sebelumnya, Fikri tinggal bersama neneknya di Jakarta.

Dalam keterbatasan, ia ikut memulung sampah plastik untuk membantu kebutuhan sehari-hari. 

Dia dinilai bukan dieksploitasi. Keinginannya memulung, muncul dari dirinya sendiri.

Apalagi, ayahnya di Jakarta dikabarkan terlibat perilaku yang membuatnya dipenjara.

Kondisi tersebut kemudian menarik perhatian aparat kepolisian yang memberikan bantuan dan memfasilitasi kepulangannya ke Sumedang.

“Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Dari kejadian ini kita belajar bahwa negara harus hadir,” kata Bupati Dony.

Setelah kembali ke Sumedang, berbagai pihak bergerak cepat memberikan penanganan menyeluruh.

Pemerintah daerah bersama kepolisian, PMI, dan instansi terkait memberikan bantuan kebutuhan pokok, mengurus administrasi kependudukan, hingga menjamin akses layanan kesehatan melalui BPJS.

Tak hanya itu, keluarga Fikri juga mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta dukungan modal usaha bagi ibunya.

“Yang terpenting, masa depan Fikri harus kita pastikan. Hari ini kita antar dia masuk Sekolah Rakyat agar mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis,” ujar Dony.

Anak Cerdas dengan Kepedulian Tinggi

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo menilai Fikri sebagai anak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarganya.

“Fikri ini anak yang cerdas. Dia memulung atas inisiatif sendiri untuk membantu neneknya. Sekarang kami mulai ajarkan dasar-dasar, dan perkembangannya cukup baik,” katanya.

Selain Fikri, adiknya Naufal juga turut difasilitasi untuk mengikuti pendidikan anak usia dini.

Pemerintah memastikan pendampingan akan terus dilakukan, agar masa depan Fikri dan keluarganya benar-benar bisa bangkit dan mandiri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.