Bupati Nunukan Buka Musrenbang RKPD 2026, Singgung Dampak Konflik Global hingga Usulan Warga
Amiruddin March 31, 2026 08:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) RKPD Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, dan dibuka langsung oleh Bupati Nunukan, H Irwan Sabri.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Penjabat Sekretaris Daerah Raden Iwan Kurniawan, pimpinan dan anggota DPRD Nunukan, unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, hingga tokoh masyarakat dan pelaku usaha. 

 

Irwan Sabri saat membuka Musrenbang RKPD 2026 dalam rangka penyusunan RKPD 2027
MUSRENBANG - Bupati Nunukan, H Irwan Sabri, saat membuka Musrenbang RKPD 2026 dalam rangka penyusunan RKPD 2027 di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, serta perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. (TribunKaltara.com/Dokumentasi Prokopim) 

 

Baca juga: Irwan Sabri Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Nunukan Bakal Monitoring ke 4 Dapil

 

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengajak seluruh peserta untuk bersyukur karena dapat kembali berkumpul setelah melewati bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh undangan yang hadir.

Namun, yang menarik, Irwan Sabri menegaskan bahwa Musrenbang menjadi tahapan krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

“Melalui Musrenbang ini, kita memastikan bahwa perencanaan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Nunukan, Irwan Sabri.

Untuk tahun 2027, Pemkab Nunukan mengusung tema besar: Pemerataan Infrastruktur Layanan Dasar dan Infrastruktur Ekonomi untuk Menunjang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.

Tema ini kemudian dijabarkan ke dalam enam fokus utama pembangunan.

Mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, pembangunan infrastruktur ekonomi, penguatan lingkungan hidup dan ketahanan bencana, hingga peningkatan perlindungan sosial dan daya saing generasi muda.

Tak hanya itu, Bupati Nunukan, Irwan Sabri juga mengungkap fakta mengejutkan.

Dari hasil Musrenbang tingkat desa hingga kecamatan, terdapat ribuan usulan masyarakat yang telah masuk dalam sistem perencanaan.

Namun sayangnya, tidak semua usulan tersebut dapat direalisasikan.

“Karena keterbatasan anggaran, tidak semua usulan bisa diakomodir dalam APBD 2027,” jelasnya.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah untuk lebih selektif dalam menentukan prioritas program, serta mencari alternatif pendanaan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Di akhir sambutannya, Irwan Sabri turut menyinggung kondisi global yang dinilai berpengaruh terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, konflik internasional yang terjadi saat ini dapat berdampak pada perekonomian, termasuk di daerah seperti Nunukan.

“Pemerintah daerah harus adaptif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan program yang benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Nunukan, Irwan Sabri.

Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Nunukan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.