Beredar Infografis Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Per April 2026, Begini Kata Pertamina
rika irawati March 31, 2026 10:25 AM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Beredar informasi soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 April 2026 di media sosial.

Informasi berbentuk grafis berlabel 'Confidential' itu dilengkapi logo Pertamina dan Danantara Indonesia.

Diberi judul Perkiraan Harga Jual Eceran BBM Nonsubsidi (JBU) April 2026, diuraikan harga BBM nonsubsidi melonjak signifikan.

Dalam keterangannya, lonjakan harga BBM nonsubsidi ini dipicu harga minyak dunia yang meroket dan nilai tukar rupiah yang melemah.

Data tersebut menyebut, kurs rupiah turun 0,34 persen atau sekitar Rp58 per dolar AS, dari Rp16.819 menjadi Rp16.877 per dolar AS.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Tembus 115 Dolar AS,Akahkah Harga BBM di Indonesia Naik? Ini Jawab Menteri Bahlil

Sementara itu, harga indeks pasar (HIP), diklaim naik tajam. 

Gasoline RON 92, misalnya, disebut melonjak dari 73,91 USD per barel menjadi 120,060 USD per barel, atau naik lebih dari 60 persen. 

Jika dikonversi, harga per liter naik dari Rp7.818 menjadi Rp12.744.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada Gasoil 2500 ppm yang disebut melonjak hingga lebih dari 90 persen, dari 87,23 USD per barel menjadi 166,31 USD per barel.

Dalam rupiah, dari Rp9.228 menjadi Rp17.653 per liter.

Efeknya, seluruh BBM nonsubsidi dalam tabel itu ikut terdorong naik.

Berikut rincian kenaikan harga BBM nonsubsidi berdasarkan infografis yang beredar di media sosial itu:

  • Pertamax: naik dari Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter.
  • Pertamax Green 95: naik dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter.
  • Pertamax Turbo: naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.
  • Pertamina Dex: naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter.
  • Dexlite: naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.

Jenis solar nonsubsidi seperti Pertamina Dex dan Dexlite tercatat mengalami lonjakan paling tinggi, nyaris menyentuh kenaikan Rp10.000 per liter.

Tanggapan Pertamina

Terkait beredarnya infografis ini, bagaimana tanggapan Pertamina?

Area Manager Communication Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengaku belum menerima arahan resmi terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai 1 April 2026.

Baca juga: Harga BBM di Negara Tetangga Naik Signifikan Imbas Perang, Indonesia Masih Aman?

Karena itu, infografis yang beredar di media sosial itu belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

"Saya belum dapat arahan," ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (30/3/2026).

Ia meragukan keabsahan data yang beredar luas di media sosial tersebut.

"Hoaks, mungkin," tambahnya.

Hingga pagi ini, pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait harga bahan bakar minyak (BBM). (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.