Kasus HIV/AIDS di Fakfak Melonjak, Dinkes Tekankan Deteksi Dini dan Edukasi
Tarsisius Sutomonaio March 31, 2026 11:04 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Fakfak,Papua Barat, dilaporkan mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir ini.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Fakfak, dr Maulana Patiran, menyampaikan lonjakan kasus ini dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya HIV serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Berdasarkan data akumulatif yang tercatat sejak 2008 hingga 2025, ada 747 kasus HIV/AIDS yang pernah menjalani pemeriksaan dan perawatan.

Dari total kasus itu, 108 orang yang masuk kategori Loss to Follow-Up (LFU), yaitu pasien yang lebih dari tiga bulan tidak mengambil obat antiretroviral (ARV).

Selain itu, 213 orang di antaranya telah meninggal dunia sejak awal pendataan hingga tahun ini.

Baca juga: Puskesmas Sekban jadi Garda Terdepan Penanggulangan HIV di Fakfak Papua Barat 

 

"Sementara yang masih menjalani pengobatan aktif hingga saat ini berjumlah 217 orang," kata Maulana Patiran.

Ia melihat masih banyak masyarakat yang belum melakukan tes secara sukarela, padahal deteksi dini sangat penting untuk mencegah penularan lebih luas.

Selain itu, perilaku berisiko seperti hubungan seksual tanpa pengaman serta stigma terhadap penderita HIV juga dinilai menjadi faktor yang memperparah penyebaran kasus.

"Stigma ini yang membuat orang takut memeriksakan diri. Akibatnya, banyak kasus HIV baru ditemukan saat kondisi sudah cukup parah," ujarnya.

Ia juga mengakui upaya penanganan terus dilakukan, mulai dari sosialisasi ke masyarakat, penyediaan layanan tes HIV, hingga pengobatan antiretroviral (ARV) bagi pasien yang terkonfirmasi positif.

"Masyarakat kami imbau untuk lebih terbuka terhadap pemeriksaan kesehatan dan tidak ragu mengakses layanan yang tersedia di fasilitas kesehatan terdekat," kata Maulana Patiran.

Ia berharap dengan peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat, laju penyebaran kasus HIV/AIDS di Kota Fakfak dapat ditekan serta kualitas hidup penderita tetap terjaga.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.