Harga BBM di Fakfak Masih Stabil, Tidak Ada Panic Buying
Hans Arnold Kapisa March 31, 2026 02:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Fakfak, Papua Barat, terpantau masih stabil menyusul potensi krisis energi global.

Aktivitas pembelian masyarakat berjalan normal tanpa adanya gejala panic buying.

Pantauan TribunPapuaBarat.com pada Selasa (31/3/2026) menunjukkan pelayanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berlangsung lancar.

Karyawan Pertamina tetap melayani masyarakat seperti biasa, tanpa hambatan maupun antrean panjang kendaraan.

“Masih normal sih ini, kita mau antri minyak,” ujar salah seorang pengendara, Tritanto, saat ditemui di Fakfak.

Baca juga: Pertamina Klarifikasi Isu Kenaikan BBM, Ali Hindom Ingatkan Dampak Berat di Daerah Timur

“Semoga tidak terjadi kelangkaan, karena pastinya semua masyarakat susah,” katanya.

Sementara itu, harga BBM yang tertera di beberapa SPBU di Fakfak masih sesuai ketentuan, yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp14.500 per liter.

“Ini masih harga normal, kami bisa beli memang harganya begitu,” lanjut Tritanto.

Sebagai masyarakat, ia berharap konflik antara Israel–Amerika Serikat dan Iran dapat segera mereda sehingga tidak menimbulkan krisis energi yang berdampak luas.

“Karena bagaimanapun kita juga bagian dari masyarakat dunia yang kesehariannya membutuhkan energi,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.