Jakarta (ANTARA) - Senegal tengah berduka setelah kecelakaan tragis dialami bus dari salah satu tim divisi dua yakni Association Sportive et Culturelle (ASC) Gadiaga yang menyebabkan seorang kiper meninggal dunia serta mengakibatkan puluhan korban terluka, pada Minggu (waktu setempat).

Laporan sejumlah media menyebutkan kecelakaan terjadi saat tim itu dalam perjalanan pulang usai melakoni laga penting divisi dua nasional di Kaolack.

Bus yang ditumpangi rombongan tim mengalami kecelakaan lalu lintas serius di dekat Desa Bala, wilayah timur Senegal.

Media Foot Mercato melaporkan bahwa insiden tersebut menjadi pukulan besar bagi dunia sepak bola Senegal.

Tim ASC Gadiaga sebelumnya baru saja menyelesaikan pertandingan krusial sebelum perjalanan kembali berujung petaka.

Sementara itu, media lokal Le Soleil mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif.

Kabar duka semakin mendalam setelah penjaga gawang tim, Serigne Fallou Die, dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam insiden itu.

ASC Gadiaga adalah sebuah klub sepak bola lokal di Senegal yang berkompetisi di level divisi dua nasional (liga kasta kedua di negara tersebut).

Istilah ASC sendiri merupakan singkatan dari Association Sportive et Culturelle, yang umum dipakai oleh banyak klub di Senegal dan negara-negara berbahasa Prancis di Afrika. Artinya kurang lebih yaitu asosiasi olahraga dan budaya, sehingga tidak hanya bergerak di bidang sepak bola tetapi juga budaya.