Jadi Ikon Pariwisata, Trotoar di Ubud Banyak Rusak, Kapan Akan Dibenahi?
Aloisius H Manggol March 31, 2026 04:38 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Pemandangan trotoar rusak di ikon pariwisata Bali yakni Ubud, Gianyar menjadi hal biasa ditemukan. Kondisi ini tampak kumuh dan selalu menimbulkan keluhan selain macet. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala dinas PUPUR Provinsi, Nusakti Yasa Weda mengatakan, kewenangan trotoar Ubud memang milik provinsi. Namun PUPR Provinsi Bali tahun ini sudah  ada kesepakatan dengan PUPR Giayar untuk ditangani bersama. 

"Sebagian oleh kami sebagian oleh Gianyar sesuai kewenangan pada tahun ini," jelasnya pada, Selasa 31 Maret 2026. 

Baca juga: Buruh Proyek Dilarikan ke RSUD Klungkung, Nekat Tenggak Oli Bekas, Sempat Lari-Lari di Jalan

Terkait detailnya yang akan dikerjakan oleh provinsi senjang kurang lebih 7 kilometer. "Totalnya ada ± 7 Km.. Masih di detailkan. untuk desain kami dari simpang Teges sampai Kedewatan," bebernya. 

Kata Nusakti, untuk penanganan tahun ini akan diambil oleh PUPR Gianyar, "Kemarin infonya dari depan Puri Ubud - Campuhan, " tutupnya. 

Baca juga: NEKAT! Buruh Proyek Tenggak Oli Bekas di Klungkung, Sempat Muntah Berbuih

Perlu diketahui warga telah mengeluhkan sejumlah persoalan Ubud, utamanya macet dan trotoar yang rusak parah. Bahkan banyak yang menjadikan parodi mencoba menggelitik pemerintah agar turun tangan untuk segara memperbaiki.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.