BANJARMASINPOST.CO.ID - Belakangan ramai kabar perihal wacana kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamina, seperti Pertamax dan Pertamax Turbo, mulai 1 April 2026 besok.
Disebutkan, harga Pertamax (RON 92) pada April 2026 mencapai Rp 17.850 per liter atau naik Rp 5.550 dari yang saat ini berlaku sebesar Rp 12.300 di wilayah Jabodetabek.
Baca juga: Kenaikan BBM per 1 Januari 2025, Aptrindo Kalsel : Pengaruhi Biaya Angkutan
Kenaikan harga BBM ini pun menimbulkan keresahan masyarakat. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang kini tengah melemah.
Dilansir dari Motorplus dan Gridoto, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya hemat bensin, satu di antaranya menerapkan gaya berkendara hemat.
Berikut gaya berkendara yang bisa menghemat konsumsi BBM:
1. Jangan lakukan akselerasi berlebihan
Melakukan akselerasi berlebihan merupakan perilaku yang membuat konsumsi BBM anda menjadi boros.
Untuk menghemat konsumsi BBM anda lakukan akselerasi secara perlahan.
2. Menjaga kecepatan secara konstan
Menjaga kecepatan motor Anda dengan konstan dalam waktu tertentu dapat membantu menghemat konsumsi BBM.
3. Hindari pengereman yang tak perlu
Pengereman yang tidak perlu menyebabakan motor harus mengulang akselarasinya lagi, akselarasi tersebut membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros.
4. Menghindari kemacetan
Untuk menghindari kemacetan, Anda dapat memeriksa peta sebelum melakukan perjalan.
Hal ini dilakukan agar motor tidak banyak melakukan stop and go yang berlebihan.
5. Perhatikan daya angkut
Kerap kali pengendara melebihi batasan daya angkut motornya. Hal tersebut membuat motor harus bekerja lebih keras, sehingga konsumsi BBM jadi boros.
6. Pemeriksa tekanan ban
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara berkala pada saat akan berkendara.
Selain berpengaruh terhadap handling motor tekanan ban juga dapat mempengaruhi BBM.
Jika tekanan ban di bawah batas yang ditentukan, maka semakin banyak permukaan ban yang menyentuh jalanan.
Hal tersebut membuat motor jadi lebih berat ketika akan berakselerasi.
7. Perhatikan aerodinamis kendaraan
Hindari pemasangan aksesori motor yang mengganggu aerodinamis.
Karena menahan laju angin dapat membuat motor bekerja lebih keras dan akhirnya meningkatkan konsumsi BBM pula.
Selain hal-hal tersebut perlu diperhatikan pula kondisi motor. Usahakan kondisi motor selalu dalam keadaan prima.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)