Peminat SNBP ITS 2026 Tembus 18 Ribu Siswa, Teknik Pertambangan Paling Ketat
Titis Jati Permata March 31, 2026 07:04 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Tercatat sebanyak 18.110 siswa bersaing memperebutkan kursi di kampus pahlawan tersebut, dengan tren keketatan yang cukup signifikan di beberapa program studi (prodi) unggulan.

Jumlah Mahasiswa yang Diterima

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan dari total belasan ribu pendaftar tersebut, ITS menerima sebanyak 1.630 siswa.

Jumlah ini mencakup sekitar 23,2 persen dari total kuota keseluruhan jalur masuk di ITS.

"Total pendaftar tahun ini mencapai 18.110 siswa, di mana pilihan pertama didominasi oleh 12.539 siswa. Jika dibandingkan dengan tahun 2025, ada kenaikan kuota sebesar 4,5persen atau sebanyak 70 kursi tambahan," ujar Nani dikonfirmasi SURYA.co.id, Selasa (31/3/2026).

Teknik Pertambangan Banyak Dipilih

Berdasarkan data statistik yang dirilis, Teknik Pertambangan S1 menempati posisi pertama sebagai prodi dengan tingkat keketatan tertinggi, yakni mencapai 2,37 persen.

Menyusul di posisi kedua adalah prodi Kedokteran S1 dengan keketatan 3,53 persen, dan Bisnis Digital S1 di posisi ketiga dengan 3,81 persen.

Nani menyebutkan, tingginya keketatan ini dipengaruhi oleh terbatasnya kuota yang tersedia dibandingkan dengan membludaknya jumlah peminat.

"Ketetatan itu kan perbandingan antara jumlah pendaftar dengan yang diterima. Teman-teman bisa lihat, Teknik Pertambangan kuotanya hanya 10, sementara peminatnya mencapai 422 siswa. Begitu juga Kedokteran yang kuotanya hanya 10 dengan peminat 283," jelasnya.

Proses Daftar Ulang

Selain prodi tersebut, beberapa bidang lain seperti Sains Data, Rekayasa Kecerdasan Artifisial (RKA), dan Teknik Industri juga masuk dalam daftar 10 prodi terketat di ITS tahun ini.

Bagi siswa yang dinyatakan lolos, Nani mengingatkan pentingnya segera melakukan proses daftar ulang.

Tahapan ini dimulai pada tanggal 1 hingga 9 April untuk pengisian data (Sigma), disusul dengan pembayaran UKT pada 6-15 April 2026.

"Siswa diharapkan menyiapkan dokumen sesuai informasi di website resmi ITS. Proses daftar ulang dinyatakan sukses jika siswa sudah mendapatkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Kami berharap 1.630 siswa yang diterima ini semuanya melakukan daftar ulang," tegasnya.

Nani juga memberikan peringatan keras sesuai aturan nasional.

Siswa yang sudah dinyatakan lolos jalur SNBP secara otomatis tidak dapat mendaftar jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes).

"Ini adalah kompetisi yang sangat ketat. Bagi yang sudah diterima, wajib bersyukur dan melakukan daftar ulang, karena sistem pusat akan mengunci kesempatan mereka di jalur tes," tambahnya.

Golden Ticket ITS

Terkait kebijakan Golden Ticket, ITS menerapkan aturan yang sangat selektif dan tidak berlaku umum.

Golden Ticket hanya diberikan untuk kategori khusus, seperti Ketua OSIS (untuk menjaring calon pemimpin), Content Creator, Entrepreneur (khusus prodi bisnis), serta atlet nasional.

"Kami ingin mengambil bibit-bibit unggul yang sudah memiliki jiwa bisnis atau skill kreatif sejak SMA. Namun, ini sangat terbatas dan hanya untuk beberapa prodi tertentu saja, dan itu sudah termasuk dalam kuota SNBP kita," tutup Nani.

Daftar 5 Prodi Terketat ITS Jalur SNBP 2026:

Teknik Pertambangan S1: 2,37persen
Kedokteran S1: 3,53 persen
Bisnis Digital S1: 3,81 persen
Teknik Industri S1: 4,98 persen
Sains Data S1: 5,24 persen

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.