Polsek Cerenti Serbu PETI di Sungai Kuantan, 20 Rakit Dibakar, Pelaku Keburu Kabur
Muhammad Ridho March 31, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Polsek Cerenti menggerebek aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan, tepatnya di Desa Pulau Bayur dan Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Selasa (31/3/2026) pagi.

Dalam operasi tersebut, petugas menyasar PETI jenis dompeng dan stingkai yang kembali marak beroperasi di wilayah tersebut.

Kapolsek Cerenti, IPTU Peri Padli, mengatakan penertiban dilakukan bersama unsur Forkopincam Kecamatan Cerenti serta pemerintah desa setempat.

Namun, saat petugas menuju lokasi, para pelaku PETI sudah lebih dulu melarikan diri.

"Setibanya di lokasi, para penambang sudah tidak berada di tempat,” ujar IPTU Peri Padli.

Baca juga: Polres Kuansing Tertibkan Aktivitas PETI di Dua Kecamatan, Empat Rakit Dibakar Petugas

Dari hasil penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kuantan, petugas menemukan puluhan rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi.

Rinciannya, sebanyak 5 unit rakit jenis dompeng dan 15 unit rakit jenis stingkai berhasil ditemukan.

Seluruh rakit tersebut kemudian langsung dimusnahkan di tempat.

“Semua rakit PETI yang ditemukan langsung dirusak dan dibakar agar tidak bisa digunakan kembali,” jelasnya.

IPTU Peri menegaskan, aktivitas PETI di wilayah tersebut sebelumnya sudah pernah ditertibkan, namun kembali muncul.

"Karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penindakan untuk mencegah aktivitas serupa terulang.

"Kami akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkala,” tegasnya.

"Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI.

Menurutnya, selain melanggar hukum, PETI juga berdampak buruk terhadap lingkungan, khususnya Sungai Kuantan.

"Mari bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan aktivitas PETI,” tutupnya.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.