UMKM Kalsel: Sepuluh Tahun Jajakan Kue Bingka Kentang di Banjarbaru, Arbani Jualan Naik Sepeda
Hari Widodo March 31, 2026 09:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Di tengah maraknya penjual kue kekinian modern, Arbani, warga Banjarbaru tetap setia menjajakan kue tradisional khas Banjar, Bingka Kentang.

Menjajakan kue Bingka Kentang Rp2 ribuan telah dilakoni Arbani selama kurang lebih sepuluh tahun dengan cara berkeliling menggunakan sepeda.

Hampir setiap hari, pria paruh baya ini mengayuh sepeda dari rumahnya di kawasan Kemuning, Banjarbaru Selatan, untuk menawarkan dagangannya kepada warga.

Ratusan kue Bingka Kentang yang ia bawa diletakkan di boncengan belakang sepeda, dan berjalan kaki mendoron sepeda yang dipenuhi dagangan berkilo-kilometer.

Baca juga: UMKM KALSEL: Legit dan Lembut, Bingka Kentang Khas Banjar Dijual Arbani di Banjarbaru Dua Ribuan

Sepanjang perjalanan, Arbani tak henti-hentinya berseru, “Bingka Kentang” dengan harapan ada warga yang memanggilnya untuk membeli.

“Pakai sepeda saja, sudah 10 tahun berjualan Bingka Kentang,” ujarnya kepada Bpost.

Biasanya, setelah berkeliling, Arbani mangkal di kawasan Pasar Bauntung di Jalan RO Ulin, Banjarbaru. 

Menjelang sore hari, ia kemudian berpindah ke sekitar Lapangan Murdjani untuk melanjutkan penjualan.

Baca juga: Bawa Kue Ulang Tahun ke Makam Vidi Aldiano, Enzy Storia Ungkap Rindu pada Mendiang Suami Sheila Dara

Arbani menyebut, kue Bingka Kentang yang dijual merupakan hasil produksi sang istri di rumah. Ia bertugas berkeliling menjajakan, sementara istrinya fokus pada proses pembuatan. 

Kue khas Banjar tersebut dari campuran kentang, telur, dan sedikit tepung dan lainnya dengan cara memasak dipanggang di cetakan.(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.