BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Kanaan Junior High School Competition (Kajuhico) ke-4 tak hanya meriah dari sisi peserta, tetapi juga mendapat respons positif dari berbagai sekolah di Kalsel di Suria Arena Banjarmasin, Selasa (31/3/2026) sore.
Ajang ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026.
Ketua Pelaksana Kajuhico 4, Andy Wijaya, mengatakan pergelaran tahun ini menjadi edisi keempat sejak pertama kali digelar.
“Untuk Kajuhico keempat ini kita laksanakan selama tiga hari, dari tanggal 31 Maret sampai 2 April 2026,” ujarnya.
Baca juga: Sejak Berbayar, Lapangan Basket Siring Bekantan Banjarmasin Sepi, Pengunjung Keluhkan Biaya Sewa
Andy menjelaskan, total 64 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Rinciannya terdiri dari 29 tim SMP putra, 13 tim SMP putri, 15 tim SD putra, serta 7 tim SD putri.
Menariknya, peserta tahun ini tidak hanya berasal dari Banjarmasin, tetapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Bahkan, ada tim yang datang dari wilayah cukup jauh seperti Pelaihari.
“Kalau tahun lalu kita fokus di Banjarmasin, tahun ini kita coba tingkat Kalimantan Selatan. Ada beberapa sekolah yang kita undang, tapi tetap kita batasi karena waktu pelaksanaan hanya tiga hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembatasan jumlah peserta dilakukan agar kompetisi tetap berjalan efektif. Kuota pun langsung ditutup begitu jumlah pendaftar mencapai batas maksimal.
Lebih jauh, Andy menyebut Kajuhico memiliki beberapa tujuan utama, salah satunya memperkenalkan SMP Kristen Kanaan kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi ajang melihat perkembangan kemampuan siswa di bidang olahraga, khususnya basket.
“Kami juga ingin melihat tumbuh kembang anak-anak di olahraga basket, sekaligus mencari bibit-bibit baru. Itu sebabnya kami tidak hanya mengadakan untuk SMP, tapi juga jenjang SD,” katanya.
Menurutnya, tingginya minat peserta juga didorong oleh dukungan para orang tua yang ingin anak-anak mereka aktif dalam kegiatan positif.
Ke depan, panitia berencana mengembangkan Kajuhico agar lebih besar lagi, termasuk kemungkinan menambah durasi pelaksanaan dan jumlah peserta.
“Harapannya tahun depan bisa lebih banyak lagi, mungkin harinya kita tambah,” ujarnya.
Baca juga: Campus League 2026 di Kalimantan, Terbuka bagi Mahasiswa Banua Ikuti Badminton, Basket dan Futsal
Andy menegaskan, event seperti Kajuhico penting untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari penggunaan gadget yang berlebihan, sekaligus menjadi sarana penyaluran bakat dan energi mereka.
“Dengan kegiatan seperti ini, anak-anak bisa menyalurkan bakat dan energi mereka. Mereka juga terlatih secara motorik kasar dan halus,” tutupnya.
Ia berharap Kajuhico terus menjadi wadah positif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, khususnya di cabang olahraga basket.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)