Diikuti 32 Ribu Siswi, Program Sepak Bola Putri Usia Dini Ini Sabet Penghargaan di PSSI Awards 2026
Hasiolan Eko P Gultom March 31, 2026 09:30 PM

Diikuti 32 Ribu Siswi, Program Sepak Bola Putri Usia Dini Ini Sabet Penghargaan di PSSI Awards 2026

 

TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi sepak bola putri kelompok usia bertajuk MilkLife Soccer Challenge meraih penghargaan Grassroots Development Program of The Year dalam ajang PSSI Awards yang digelar di Jakarta akhir pekan lalu.

Program hasil inisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan sepak bola putri usia dini di Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI Awards menjadi bentuk apresiasi bagi seluruh elemen yang terlibat dalam membangun ekosistem sepak bola nasional, dari level akar rumput hingga prestasi.

Baca juga: Berlangsung Sengit! Ini Daftar Juara MLSC Seri 2 2025-2026 Jakarta dan Solo

“Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain,” ujar Erick.

Penghargaan tersebut diterima oleh Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono. Ia menyebut apresiasi dari PSSI menjadi dorongan untuk terus memperluas dampak program, khususnya dalam membangun fondasi sepak bola putri sejak usia dini.

“Penghargaan ini didedikasikan untuk mendiang Bapak Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi Hartono, serta semua pihak yang bekerja di balik layar. Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak talenta muda yang kelak memperkuat tim nasional,” kata Teddy.

Sejak dimulai pada 2023 di Kudus, program ini telah berkembang ke 12 kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Samarinda dan Banjarmasin. Kompetisi digelar dua kali setiap tahun di masing-masing kota.

Dari sisi partisipasi, jumlah peserta terus meningkat.

Pada 2024 seri pertama tercatat 5.163 peserta, meningkat menjadi 10.051 pada seri kedua, dan mencapai 17.492 peserta pada periode 2025–2026.

Secara total, sebanyak 32.706 siswi SD dan MI telah mengikuti program ini.

Kepala SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, menilai kompetisi ini memberi dampak positif bagi siswa, baik dari sisi kesehatan maupun perkembangan karakter.

“Program ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengekspresikan diri dan menemukan bakat di bidang olahraga,” ujarnya.

Dampak serupa dirasakan para peserta. Albianca Raula mengaku ajang ini membantunya berkembang hingga sempat mengikuti seleksi Timnas U-16 putri.

“MilkLife Soccer Challenge sangat membantu saya menekuni sepak bola dan terus termotivasi menggapai mimpi,” kata Albianca.

Sementara itu, Ika Wonda juga merasakan manfaat kompetisi ini hingga berkesempatan tampil di ajang internasional JSSL Singapore 7’s 2025 dan meraih posisi runner-up.

“Aku berharap semakin banyak pemain muda yang ikut serta dan sepak bola putri Indonesia bisa terus berkembang,” ujarnya.

Selain pertandingan 7 lawan 7 untuk kelompok usia 10 dan 12 tahun, program ini juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk usia 8 tahun serta berbagai pelatihan tambahan. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars pada Juni 2026 di Kudus, dengan format baru 9 lawan 9.


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.