TRIBUNNEWS.COM - Farhan Halim menyisakan setengah lusin alias enam pertandingan di Liga Voli Jepang 2025/2026 bersama VC Nagano Tridents.
Menariknya, kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, dalam live media sosial Tiktoknya beberapa waktu lalu, menawarkan Farhan Halim untuk bergabung di sisa musim Proliga 2026.
Menyandingkan sisa pertandingan Farhan Halim di Negeri Sakura dengan waktu bergulirnya final four Proliga 2026, mentok penggawa Timnas Voli Putra Indonesia itu hanya bisa bermain untuk Jakarta Bhayangkara Presisi di grand final. Itupun dengan catatan tim yang dibesut Reidel Alfonso Toiran ini bisa menembus laga perebutan juara Proliga.
Sebagai informasi, VC Nagano Tridents kini tercecer di peringkat 10 klasemen Liga Voli Jepang sementara. Mereka mengemas 4 kemenangan dari 38 laga. Artinya, 34 pertandingan lain yang sudah dijalani Farhan Halim dan kolega berujung kekalahan.
Melihat peta persaingan di tabel klasemen, VC Nagano Tridents yang sebelumnya pernah diperkuat pevoli Indonesia Rivan Nurmulki dan Doni Haryono, tak mungkin beranjak dari posisinya sebagai juru kunci.
VC Nagano Tridents maksimal mengemas 10 kemenangan, dengan catatan menyapu bersih keenam laga sisa lewat hasil positif.
Jumlah 10 kemenangan VC Nagano Tridents sudah tak mungkin mengejar Voreas Hokkaido di peringkat 10 klasemen. Mereka membukukan 11 kemenangan saat ini, dan masih menyisakan enam laga di kompetisi 2025/2026.
4 April- Torray Arrows vs VC Nagano Tridents
5 April - Torray Arrows vs VC Nagano Tridents
11 April - VC Nagano Tridents vs Suntory Sunbirds
12 April - VC Nagano Tridents vs Suntory Sunbirds
18 April - JTEKT Stings Aichi vs VC Nagano Tridents
19 April - JTEKT Stings Aichi vs VC Nagano Tridents
Baca juga: Bareng Eks Timnas, Jangan Kaget Rivan Nurmulki Perkuat Samator di Final Four Proliga 2026
Pertandingan terakhir VC Nagano Tridents ialah 19 April melawan JTEKT Stings Aichi.
Sementara pada tanggal yang sama, itu menjadi pertandingan terakhir babak final four Proliga 2026.
Babak final four Proliga tahun ini berlangsung di tiga kota, yakni Surabaya, Solo, dan Jawa Timur, pada 2 hingga 19 April.
Diasumsikan Jakarta Bhayangkara Presisi yang berstatus juara bertahan bisa kembali mencapai laga puncak, Farhan Halim paling cepat bisa bergabung pada 20 April.
Timeline Proliga 2026, grand final berlangsung menggunakan sistem best of three. Artinya, perebutan gelar juara akan berlangsung tiga haris pada 24-26 April.
Namun catatannya, jika sebuah tim bisa meraih kemenangan dalam dua laga atau kedudukan 2-0, maka pertandingan ketiga tidak perlu digelar. Tetapi jika kedudukan sama kuat 1-1, maka perebutan gelar juara berlangsung pada match ketiga di hari terakhir.
Jika bergabung dengan Bhayangkara Presisi yang mencapai partai puncak, laga yang dilakoni Farhan Halim maksimal tiga.
Jika skenario ini terealisasi, Farhan Halim tak ubahnya guest star bagi Jakarta Bhayangkara Presisi, yang tampil khusus di laga final.
Sebagai informasi, pevoli asal Jawa Barat ini sempat menjadi bagian dari Jakarta Bhayangkara Presisi pada Proliga 2025 saat menjadi juara.
Layak dinantikan akankah Jakarta Bhayangkara Presisi membuat kejutan di grand final dengan mendatangkan Farhan Halim? atau justru sudah didaftarkan sebelum babak final four?
Pasalnya, dalam regulasi PBVSI untuk Proliga, penambahan pemain lokal maksimal didaftarkan sebelum final four berlangsung.
(Tribunnews.com/Giri)