SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dewan Pendidikan Kabupaten Lamongan (DPL), Jawa Timur (Jatim), menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Bupati dan DPRD Lamongan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Selasa (31/3/2026).
Rekomendasi tersebut meliputi penguatan pendidikan karakter, pemerataan kualitas pendidikan, optimalisasi peran komite sekolah dalam pendanaan, hingga penataan penggunaan teknologi di kalangan pelajar.
Ketua DPL Lamongan, Sutardi, menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan serius, terutama terkait penurunan karakter peserta didik.
"Kita ketahui bersama, banyak kasus tawuran pelajar, menurunnya tata krama siswa, serta mulai berkurangnya pengenalan terhadap kearifan lokal di Kabupaten Lamongan. Ini menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani secara sistematis," ujar Sutardi.
Sebagai langkah konkret, DPL mengusulkan pembiasaan kegiatan religius di sekolah, seperti membaca Alquran dan salat dhuha sebelum kegiatan belajar dimulai.
"Pembentukan karakter tidak bisa instan. Harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang konsisten, termasuk penguatan nilai religius, etika, serta penghargaan terhadap budaya lokal," tambah Sutardi.
Selain karakter, DPL juga menyoroti masih adanya kesenjangan kualitas pendidikan antar sekolah di Lamongan.
Penggunaan teknologi di kalangan pelajar juga dinilai perlu diatur agar memberikan dampak positif dan tidak memicu perilaku negatif.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut baik rekomendasi tersebut.
"Program tersebut saya rasa sangat baik untuk perbaikan pendidikan di Kabupaten Lamongan. Agar implementasinya maksimal, nanti akan kita buatkan payung hukum melalui Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati," kata Yuhronur.
Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi.
"Program ini saya lihat bagus dan sesuai dengan kondisi Kabupaten Lamongan. Saya bersedia mengawal program ini, sehingga bisa dirumuskan secara matang dan nantinya ditetapkan dalam Peraturan Daerah," ujarnya.
Sinergi antara Dewan Pendidikan, pemerintah daerah, dan DPRD diharapkan mampu memperkuat sistem pendidikan di Lamongan.