365 Unit Huntap untuk Korban Banjir Bireuen Akan Dibangun Pekan Depan
Faisal Zamzami March 31, 2026 10:35 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen berencana membangun 365 unit rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir pada pekan depan, apabila tidak ada kendala dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Saat ini, persiapan teknis dan koordinasi terkait pembangunan Huntap telah rampung.

Hal tersebut disampaikan Plt Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian menjawab Serambinews.com, Selasa
(31/3/2026) menyangkut kapan akan dimulainya pembangunan Huntap bagi korban banjir.  

Menurutnya, koordinasi teknis atau briefing terkait pengerjaan Huntap telah selesai dilakukan.

“Rencananya, pelaksanaan pembangunan fisik akan dimulai paling lambat pada pekan depan,”
ujarnya. 

Doli Mardian yang juga Camat Kota Juang menambahkan, untuk tahap satu, fokus utama pemerintah adalah penanganan rumah dengan kategori rusak berat.

Tahap pertama ada 365 unit huntap bagi kategori rusak berat yang akan segera dikerjakan setelah SK dikeluarkan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap dengan dimulainya pembangunan huntap ini, warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera kembali memiliki hunian yang layak dan aman.

Baca juga: Percepatan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Sumatera dan Aceh Mulai Digenjot Pemerintah

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Bireuen, total kerusakan hunian warga akibat bencana banjir mencakup angka yang cukup besar, yakni mencapai 4.687 unit.

 Jumlah tersebut terdiri dari berbagai kategori tingkat kerusakan, rusak berat dalam proses pendataan verifikasi.

Terkait adanya warga yang masuk kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) pada pendataan awal atau warga terdampak yang belum terdata sama sekali, BPBD Bireuen berkomitmen untuk melakukan penyisiran ulang.

Doli menyebutkan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk memastikan keakuratan data di lapangan agar bantuan tepat sasaran.

"Untuk yang belum terdata, akan kita data kembali. Kami akan membentuk tim Enumerator dan saat ini sedang menunggu kehadiran tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat ke Kabupaten Bireuen
untuk membantu proses pendataan ulang tersebut," pungkasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.