GridOto.com- Tarikan mobil matic yang terasa berat biasanya terasa saat sedang akselerasi.
Cirinya mobil seperti kehilangan respons dan butuh tenaga lebih untuk melaju.
Kondisi ini umumnya berkaitan dengan masalah pada sistem transmisi.
“Kalau matic terasa berat, paling sering karena oli transmisinya sudah kotor atau kurang,” ujar Wiwiek, pemilik Bengkel Mandala Spesialis Transmisi di Kiaracondong, Bandung.
Oli transmisi memiliki peran penting dalam menjaga tekanan hidrolik tetap stabil.
Jika kualitasnya menurun, perpindahan gigi menjadi tidak optimal dan bisa terjadi selip.
Akibatnya, tenaga dari mesin tidak tersalurkan dengan baik ke roda.
Selain itu, kondisi kampas kopling pada transmisi matic juga perlu diperhatikan.
“Kalau kampas kopling tipis, pasti waktu cengkeramannya juga lemah, jadi tenaga kerasa hilang waktu digas,” lanjutnya.
Kampas yang aus membuat putaran mesin tidak tersalurkan maksimal ke sistem penggerak.
Hal ini membuat mobil terasa berat saat digas.
Komponen lain seperti solenoid transmisi juga bisa menjadi penyebab.
Jika solenoid melemah, pengaturan aliran oli tidak berjalan akurat.
Dampaknya, perpindahan gigi menjadi tidak responsif.