BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Barito Putera masih membuka peluang besar untuk promosi ke kasta tertinggi sepakbola nasional, mengikuti jejak Bhayangkara FC yang hanya semusim berlaga di Pegadaian Championship sebelum kembali ke Super League.
Setelah terdegradasi ke Liga 2 musim 2025/2026, Laskar Antasari kini berada dalam jalur perebutan tiket promosi. Barito Putera pun bisa bercermin lebih jauh dengan Bhayangkara FC hingga kembali bermain di sepakbola kasta tertinggi Tanah Air, Liga 1 atau Super League.
Dengan lima laga tersisa, peluang itu masih terbuka lebar, meski penuh tantangan dan rintangan. Memang berat, tapi harapan itu tetap ada di depan mata. Jika tak meraih kesempatan ini, kapan lagi bisa mengulangnya.
Dalam lima pertandingan sisa, Barito Putera akan menjalani tiga laga kandang dan dua laga tandang.
Untuk laga kandang, mereka dijadwalkan menjamu PSS Sleman, Persiba Balikpapan, dan Persipal Palu.
Secara hitung-hitungan, Barito Putera berpeluang meraih poin penuh saat menghadapi Persipal Palu dan Persiba Balikpapan.
Namun, duel kontra PSS Sleman diprediksi berlangsung ketat. Tim berjuluk Super Elang Jawa dikenal memiliki rekor tandang yang cukup baik, sementara performa Barito Putera masih inkonsisten.
Sementara, dua laga tandang akan mempertemukan Barito Putera dengan PSIS Semarang dan Persela Lamongan. Bertandang ke markas Persela, Barito Putera diperkirakan hanya mampu mencuri satu poin. Syukur-syukur bisa meraih tiga poin hingga lebih dekat memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, PSS Sleman.
Sedangkan laga kontra PSIS Semarang diyakini bakal menjadi ujian berat, mengingat kekuatan skuad lawan yang kini bertabur pemain bintang demi keluar dari ancaman degradasi.
Dalam skenario ideal, Barito Putera wajib mengamankan 15 poin dari lima laga tersisa. Jika berhasil, mereka akan mengoleksi total 57 poin, angka yang cukup untuk mengunci posisi puncak dan tiket promosi otomatis.
Namun, nasib Barito Putera tak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Mereka juga harus berharap dua pesaing terdekat, yakni PSS Sleman dan Persipura Jayapura, terpeleset di beberapa pertandingan.
Barito Putera berharap PSS Sleman setidaknya menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang dari tiga laga tersisa.
Bahkan jika Super Elja meraih tiga kemenangan, Barito Putera masih berpeluang unggul jika dua laga lainnya berakhir seri dan kalah.
Sementara, untuk Persipura Jayapura, skenario yang diharapkan adalah empat kemenangan dan satu kekalahan, agar perolehan poin mereka tetap berada di bawah Barito Putera.
Di sisi lain, Kendal Tornado FC juga masih menjadi pesaing. Namun, sekalipun menyapu bersih lima laga sisa, poin maksimal mereka hanya mencapai 56, tetap di bawah potensi raihan Barito Putera.
Simulasi klasemen akhir jika skenario tersebut terjadi yakni PSS Sleman 56 poin, Persipura Jayapura 55 poin, Barito Putera 57 poin dan Kendal Tornado FC 56 poin.
Kondisi tersebut, Barito Putera akan keluar sebagai juara grup dan memastikan tiket promosi ke Super League musim depan.
Kini, segalanya kembali pada performa di lapangan. Jika mampu tampil konsisten dan menyapu bersih sisa laga, mimpi Barito Putera untuk kembali ke kasta tertinggi bukan sekadar wacana. Asa itu ada di depan mata, dan kesempatan sekarang untuk meraihnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)
Prediksi Raihan Poin Liga 2 Wilayah Timur
Klub Perkiraan Poin
1. Barito Putera 57
2. Kendal Tornado FC 56
3. PSS Sleman 56
4. Persipura Jayapura 55