Sinergi Pertahanan dan Digital, Unhan RI Sambangi VCGamers Bekasi, Bedah Strategi Keamanan Siber
Budi Sam Law Malau April 01, 2026 12:15 AM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Di tengah eskalasi ancaman siber yang kian kompleks, kolaborasi antara akademisi militer dan pelaku industri teknologi menjadi kunci ketahanan nasional.

Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melakukan kunjungan strategis ke kantor marketplace game asli Indonesia, VCGamers, di Kemang Pratama, Bekasi Selatan, Selasa (31/3/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan sebuah dialog mendalam mengenai benteng pertahanan data dan masa depan ekonomi digital Indonesia di mata generasi muda.

Baca juga: Ancaman Digital Meningkat, Ekosistem Keamanan Siber di Indonesia Diperkuat

Keamanan Siber Sebagai Pilar Ketahanan Nasional

Sebanyak 40 mahasiswa Program Studi Manajemen Pertahanan Unhan RI terjun langsung melihat dapur operasional VCGamers.

Mulai dari divisi Developer yang merajut kode sistem, hingga tim operasional yang menjaga denyut transaksi ekonomi digital.

Chairman VCGamers, Wafa Taftazani, menegaskan bahwa keamanan data di era konektivitas tanpa batas bukan lagi sekadar isu bisnis, melainkan memiliki implikasi langsung terhadap kedaulatan negara.

"Keamanan sistem menjadi isu krusial yang berdampak pada ketahanan nasional. Perlu kolaborasi erat antara industri dan akademisi untuk menciptakan ekosistem yang resilien dan adaptif terhadap ancaman siber yang terus berevolusi," ujar Wafa di lokasi, Selasa (31/3/2026).

Gen Z: Tulang Punggung Bela Negara di Ruang Digital

Pilihan Unhan RI menjatuhkan radar kunjungannya pada VCGamers bukan tanpa alasan.

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Mayjen TNI Priyanto, menyebutkan bahwa perusahaan rintisan ini adalah representasi nyata kekuatan "Gen Z" dalam memajukan bangsa.

Baca juga: Dukung Peningkatan Keamanan Siber Nasional, ITSEC Asia Akan Hadirkan Forum Keamanan Siber

"Kami bangga melihat perusahaan yang diawaki anak-anak muda ini tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi negara. Ini adalah bentuk semangat bela negara melalui dunia usaha," tutur Mayjen TNI Priyanto.

Ia berharap para mahasiswa dapat menyerap ilmu praktis mengenai bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM dan memperluas akses pasar, yang pada akhirnya akan memperkuat tulang punggung ekonomi nasional.

Menatap Kolaborasi Masa Depan

Kunjungan ini diharapkan menjadi pemantik kerja sama berkelanjutan dalam bidang penelitian dan implementasi kebijakan ekonomi digital.

VCGamers dan Unhan RI bersepakat bahwa transformasi digital harus berjalan beriringan dengan keamanan yang mumpuni.

Melalui pertemuan ini, terlihat jelas bahwa pertahanan negara di masa depan tidak hanya soal alutsista di medan fisik, tetapi juga tentang kesiapan talenta muda dalam menjaga kedaulatan di ruang siber dan stabilitas ekonomi digital Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.