Menyongsong Paskah 2026, Bupati Manggarai Barat Pimpin Apel Operasi Semana Santa Turangga
Oby Lewanmeru April 01, 2026 12:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi memimpin Apel Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026 dalam rangka menyongsong Paskah 2026 di Lapangan Apel Polres Manggarai Barat pada Selasa (31/3/2026).

Bupati Endi menegaskan operasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan stabilitas keamanan di daerah pariwisata super prioritas tersebut.

"Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta kolaborasi antara Polri bersama TNI dan stakeholder terkait," ujar Bupati Edistasius Endi saat membacakan amanat Kapolda NTT.

Operasi yang akan berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026 ini, melibatkan kekuatan besar.

Baca juga: Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi Tegaskan Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Seperti Apa?

Sebanyak 3.227 personel gabungan yang terdiri dari 1.319 personel Polri serta 1.908 personel TNI dan instansi terkait disiagakan di seluruh wilayah NTT.

Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini juga memberikan apresiasi atas keberhasilan pengamanan hari raya sebelumnya.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder atas keberhasilan pengamanan perayaan Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung aman dan kondusif. Keberhasilan tersebut adalah bukti nyata sinergitas kita," ungkapnya.

Dalam arahannya, Bupati Endi menekankan pentingnya melakukan pemetaan (mapping) kerawanan, mengingat mobilitas masyarakat akan meningkat tajam selama pekan suci. 

Fokus utama pengamanan terletak pada 1.113 gereja di wilayah NTT, di mana 432 gereja di antaranya masuk dalam kategori prioritas.

"Rangkaian kegiatan Paskah memiliki dua agenda besar, yakni misa di dalam gereja dan prosesi perarakan atau pawai di luar gereja. Saya berharap kita mampu melaksanakan mapping kerawanan sehingga fungsi kepolisian dapat memberikan dampak preventif terhadap kemungkinan hal-hal buruk," tegas Bupati Endi.

Selain keamanan darat, keselamatan laut juga menjadi sorotan utama, mengingat karakteristik wilayah NTT sebagai daerah kepulauan. Bupati menginstruksikan agar seluruh petugas memastikan kelayakan kapal dan jumlah muatan saat prosesi perarakan laut berlangsung guna menghindari kecelakaan.

Apel ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi keamanan dan pemerintahan, di antaranya Dandim 1630/Mabar, Letkol Inf Budiman Manurung, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K, Kasi Pidum Kejari Labuan Bajo, Fariz Akbar, S.H., Danpos TNI AU, Letda POM Widyanto, Danden TNI AL, Kapten Rony Setia serta jajaran Forkopimda.

Pasukan upacara terdiri dari satu peleton personel dari masing-masing kesatuan, mulai dari TNI AD, AL, Brimob, Samapta, Staf Polres Mabar, hingga gabungan unit Reskrim, Intel, Narkoba, Dinas Perhubungan, Basarnas, dan Satpol PP.

Di akhir amanatnya, Bupati Edi Endi berpesan kepada seluruh personel untuk bekerja secara profesional dan humanis.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman," tutupnya.

Operasi Semana Santa Turangga 2026 ini diharapkan mampu menjaga tradisi religius masyarakat NTT tetap berjalan khidmat di tengah dinamika aktivitas masyarakat yang meningkat. (moa)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.