SURYA.CO.ID, SURABAYA – Seorang pemuda asal Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), yang bekerja sebagai tukang pangkas rambut di Surabaya menjadi korban penganiayaan pria misterius. Peristiwa itu terekam CCTV dan viral di media sosial.
Kejadian berlangsung di teras barbershop kawasan Jalan Sepat Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya pada Senin (31/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban diketahui bernama Isbad Ubaidillah (27), yang akrab disapa Ubay.
Peristiwa bermula saat seorang pria tak dikenal berhenti di depan barbershop menggunakan motor matik.
Pelaku kemudian menghampiri pasangan pengendara motor dan terlibat cekcok di jalan.
Tak lama, pelaku justru melampiaskan amarahnya kepada Ubay yang saat itu sedang duduk di teras barbershop.
"Pengendara cowok-cewek itu lari lewat depannya saya pas duduk. Lewat terus pelakunya ngejar. Setelah itu aku ngelihat. Pelakunya kembali. Dia kembali datang ke saya, marah-marah ke saya," ujar Ubay, saat ditemui SURYA.co.id di Kecamatan Jambangan, Surabaya pada Selasa (31/3/2026).
Bukannya cuma membentak dengan nada tinggi disertai umpatan tanpa henti. Si pria terduga pelaku sempat mendorong dan melayangkan beberapa kali pukulan menggunakan tangan kanan ke wajah Ubay.
Bahkan, tubuh Ubay juga sempat dipiting dan sempat dijadikan samsak hidup, sasaran pukulan brutal oleh si pria terduga pelaku.
Ubay mengalami luka sobek di bibir sepanjang 1,5 cm hingga harus mendapat dua jahitan. Selain itu, terdapat memar di kepala dan punggung.
"Ya, di bibir sini sobek. Terus di sini benjol. Kepala sini, belakang. leher sini ya luka bekas cakaran kayaknya," kata Ubay.
"Bisa, kalau kemampuan silat, pernah belajar dikit. Saya sempat mau ambil kursi saat dipukul, cuma mau ambil enggak kena-kena," imbuhya.
Setelah warga datang melerai, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya ke arah timur.
Atas dorongan beberapa orang warga dan bos barbershop tempatnya bekerja. Ubay memilih melaporkan kejadian tersebut ke markas Kepolisian setempat.
Ia memilih melakukan visum luka akibat penganiayaan tersebut di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Tapi, Ubay mengobatkan luka pada wajahnya di klinik dekat mes pegawai barbershop, kawasan Jalan Jambangan Surabaya.
Lantas apa pemicu awal pertikaian yang terjadi antara pria terduga pelaku penganiayaan Ubay, dengan pasangan cowok dan cewek yang sempat terlibat cekcok di awal kejadian.
Menurut Ubay, kedua belah pihak sudah mengalami percekcokan selama berkendara dari arah barat melintasi Jalan Sepat Lidah Wetan.
Berdasarkan cerita yang didengarkannya dari pasangan cowok dan cewek tersebut. Diketahui, si pria pemotor tersebut berasal dari Kabupaten Tuban, sedangkan si wanita berasal dari Kabupaten Lamongan. Mereka hendak ke Surabaya untuk mengambil perkakas barang untuk berpindah tempat tinggal kosan.
Si pria terduga pelaku berkendara secara serampangan dan membahayakan pengendara lain. Entah apa pemicunya, tiba-tiba si pria terduga pelaku memotong lajur lintasan kendaraan motor yang dikendarai cowok dan cewek tersebut.
Mengenai ciri-ciri pria terduka pelaku, Ubay menerangkan, pria tersebut berambut gondrong. Tubuhnya cenderung besar.
Ia berharap, polisi dapat segera menangkap si pria misterius tersebut. Agar tidak ada korban lain yang tak tahu apa-apa tapi bernasib seperti dirinya.
"Ya, harapan pelaku harap segera ditangkap," pungkasnya.
Di lain sisi, teman korban, Rossi (30), juga berharap si pelaku penganiayaan tersebut dapat segera ditangkap polisi. Karena temannya benar-benar tidak terlibat permasalahan apa pun yang menjadi pemicu kejadian tersebut.
"Sudah lapor. Korban cuma kayak niat melerai, tapi pelaku kayak enggak terima. Iya kayak melampiaskan gitu," ujar Rossi, saat ditemui SURYA.co.id di lokasi kejadian.
Kapolsek Lakarsantri, Kompol Imam Solikin, mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan.
"Kami sedang melakukan penyelidikan, mohon waktu,"