Mahasiswa Unhan Kunjungi Kantor Marketplace Game di Bekasi Bahas Sistem Keamanan Siber 
Joseph Wesly April 01, 2026 12:36 AM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN- Marketplace Game asal Indonesia, VCGamers menerima kunjungan dari civitas akademik Program Studi Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di kantor, Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (31/3/2026).

Tercatat 40 mahasiswa dan mahasiswi hadir dalam kegiatan yang digelar siang hari sekira pukul 13.00 WIB itu.

Pantauan jurnalis Tribun Bekasi di lokasi, puluhan mahasiswa dan civitas akademik Unhan RI itu nampak melihat proses kerja di sejumlah divisi yang ada di VCGamers.

Mulai dari Developer, Marketing, Operational hingga HR dan Finance.

Tidak hanya itu, kedua pihak juga bertukar pandangan dengan tim VCGamers mengenai keamanan siber dan ekonomi digital.

Kolaborasi Industri dan Akademisi Bahas Keamanan Siber

Chairman VCGamers, Wafa Taftazani mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk menjembatani pemahaman antara perspektif akademik dan praktik nyata di lapangan.

Terkhusus dalam melihat serta memahami dinamika perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin kompleks.

Kunjungan dari civitas akademik Unhan dinilainya menjadi ruang bagi industri teknologi dan akademisi untuk berbagi pandangan dalam menciptakan ekosistem yang aman terhadap ancaman siber.

“Dalam era digital yang semakin terhubung, keamanan data dan sistem menjadi isu krusial yang tidak hanya berdampak pada sektor bisnis, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap ketahanan nasional," kata Wafa di lokasi, Selasa (31/3/2026).

Wafa menjelaskan, guna berupaya mengoptimalkan keamanan dan sistem, perlu ada kolaborasi antara industri dan akademisi dalam menciptakan sesuatu yang aman, resilien, dan adaptif terhadap ancaman siber yang terus berkembang.

Digitalisasi UMKM Dorong Ekonomi Nasional

Transformasi digital juga telah membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui digitalisasi.

Hal itu justru harus sejalan dengan digitalisasi UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

“Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta menciptakan model bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Wafa berharap, kunjungan ini dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan antara Unhan RI dan VCGamers.

“Selain itu juga terbuka peluang kolaborasi di masa depan dalam bidang penelitian, pengembangan, dan implementasi kebijakan yang mendukung kemajuan ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.

Unhan Nilai VCGamers Jadi Contoh Startup Anak Muda

Sementara Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Mayjen TNI Priyanto, menuturkan, pihaknya memilih VCGamers karena perusahaan rintisan yang bergerak di bidang teknologi itu digawangi oleh sejumlah anak muda.

Karena menurutnya anak muda atau yang trennya kerap disebut gen Z merupaka tulang punggung bangsa.

"Tentunya kami ada kebanggaan juga ternyata salah satu perusahaan ini yang diawaki oleh para generasi muda ini sangat bermanfaat. Tidak saja secara perusahaan itu ada profit dan sebagainya, tapi juga memberikan manfaat kepada negara dan bangsa,” ucap Priyanto.

Priyanto menegaskan, langkah yang diambil VCGamers dapat menjadi contoh generasi muda dalam memajukan bangsa melalui semangat bela negara.

Mahasiswa diharapkan nanti juga dapat menjadikan pengetahuan usai melakukan pendidikan.

"Diharapkan mahasiswa nantinya mulai ada pengabdian kepada masyarakat, dari anak-anak, SMK atau di level sekolah menengah lanjutan atas, kemudian bagaimana pada saat di dunia usaha,” pungkasnya. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.