TRIBUNBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI- Misteri di balik pembunuhan terhadap Abdul Hamid alias Bedul (39) yang mayatnya disampan dalam freezer akhirnya terungkap.
Abdul Hamid yang semasa hidupnya dikenal baik memang menjaga nama baiknya hingga akhir hayat.
Abdul Hamid ternyata dibunuh oleh kedua rekannya karena menolakj ikut dalam aksi pencurian.
Dia berpegang teguh terhaspa prinsip hidupnya yakni tidak mau mencuri. Namun penolakan yang diakukannya berbuah maut.
Pira sebatang kara itu dibunuh dua karyawan ayam geprek yang selama ini hidup bersama di kios tersebut karena tidak mau mencuri.
Kedua temannya sebelumnya mengajaknya mencuri mobil milik pengusha ayam geprek alias bosnya sendiri.
Hal itu diutarakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin.
Baca juga: Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku Pembunuh Abdul Hamid, Mayat dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi
Baca juga: Abdul Hamid Mayat dalam Freezer Ayam Geprek di Bekasi Dibunuh Rekan Sendiri
Baca juga: Masih Muda, 2 Pembunuh Abdul Hamid, Mayat dalam Freezer di Warung Ayam Geprek Bekasi Sesama Karyawan
Dia mengungkapkan korban diduga dibunuh karena menolak ajakan pelaku untuk mencuri mobil milik bos mereka.
Kombes Pol. Iman Imanuddin menjelaskan, korban dan dua pelaku berinisial S (27) serta ANC (23) merupakan rekan kerja di kios ayam geprek yang sama.
Menurutnya, korban sempat diajak melakukan aksi kejahatan oleh kedua pelaku, namun menolak.
“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian korban diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak, sehingga kedua pelaku membunuh korban,” ujar Kombes Pol. Iman Imanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Polisi menyebut motif pelaku adalah ingin menguasai barang milik majikan mereka yang sedang berlibur.
Awalnya, pelaku berencana mencuri mobil milik bosnya. Namun karena sistem pengamanan dinilai cukup ketat, rencana tersebut berubah menjadi pencurian sepeda motor.
Korban yang tetap menolak terlibat membuat pelaku nekat menghabisi nyawanya.
“Awalnya yang mau diambil mobil, tetapi karena pengamanan cukup ketat bergeser ke motor. Namun korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka,” jelasnya.
Jasad Ditemukan dalam Freezer
Sebelumnya, Abdul Hamid ditemukan tewas termutilasi di dalam freezer kios ayam goreng di Perum Mega Regency, Sukaragam, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (28/3/2026).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik usaha berinisial ES (32).
Korban diketahui merupakan warga asal Palembang, Sumatera Selatan, yang telah bekerja di kios tersebut sekitar 2,5 tahun dikutip dari kompas.com
Warga sekitar mengenal Abdul Hamid sebagai pribadi sederhana dan mudah bergaul.
Seorang warga, Aang Wijaya (38), menyebut korban kerap berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan tidak pernah terlibat masalah.
“Kesehariannya dia baik, enggak temperamen. Sama tetangga juga sering mengobrol,” ujar Aang.
Korban diketahui hidup sebatang kara di Bekasi dan sering menghabiskan waktu bersama warga sekitar dalam aktivitas sederhana seperti minum kopi dan berbincang santai.