Bupati Ipuk Gowes dari Rumah ke Kantor, Ajak ASN Banyuwangi Hemat BBM
Haorrahman April 01, 2026 04:54 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersepeda menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Rabu pagi (1/4/2026). Dari kediamannya, Ipuk mengayuh sepeda menuju kantor yang berjarak sekitar dua kilometer. 

Ini dilakukan dari upaya mendorong penghematan energi, khususnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM), di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ini langkah kecil untuk menghemat energi, utamanya BBM. Hari ini saya sengaja gowes menuju kantor. Selain badan lebih bugar, saya juga bisa bersosialisasi langsung dengan warga,” ujar Ipuk.

Selama perjalanan, Ipuk beberapa kali menyapa warga yang ditemuinya di sepanjang jalan. Menurutnya, bersepeda tidak hanya mengurangi konsumsi BBM, tetapi juga membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.

Baca juga: Lonjakan Truk Logistik Picu Kemacetan 15 Km Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Selain digunakan untuk berangkat kerja, Ipuk juga memanfaatkan sepeda saat meninjau sejumlah pelayanan publik. Salah satunya ketika memeriksa progres pembangunan gedung baru Perpustakaan Daerah Banyuwangi.

Ipuk berharap kebiasaan bersepeda atau berjalan kaki dapat mulai diterapkan oleh ASN, terutama bagi mereka yang tinggal dekat dengan tempat kerja.

“Saya mengajak semua ASN mulai membiasakan naik sepeda atau jalan kaki, bagi yang rumahnya dekat. Bahkan ada juga yang memanfaatkan momen ini untuk lari. Apalagi bagi yang kesehariannya bekerja di belakang meja dan duduk lama, ini harus dibiasakan, bahkan dijadikan budaya karena menyehatkan,” ujarnya.

Baca juga: Mudik ke Banyuwangi, Nini Carlina Luncurkan Lagu Religi

Sebelumnya, sejak Februari 2026, Ipuk juga telah menggulirkan gerakan penggunaan transportasi umum setiap hari Jumat. Dalam program tersebut, ASN didorong menggunakan ojek online maupun angkutan umum saat berangkat kerja.

Program ini tidak hanya bertujuan menekan penggunaan BBM, tetapi juga diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para pengemudi transportasi umum.

Terkait kebijakan pemerintah pusat yang mulai 1 April 2026 menerapkan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN dan sektor swasta, Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi masih membahas kemungkinan penerapannya di daerah.

Baca juga: Tradisi Puter Kayun, Napak Tilas Leluhur Boyolangu Banyuwangi

“Ini sedang kami bahas, apakah Banyuwangi juga memungkinkan melaksanakan WFH. Kalau sudah banyak yang menggunakan angkot, ojol, jalan kaki, atau bersepeda, saya rasa WFH akan menjadi pilihan terakhir,” kata Ipuk.

Menurutnya, kebijakan efisiensi energi harus tetap berjalan beriringan dengan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah, lanjut Ipuk, tetap membutuhkan koordinasi dan respons cepat dalam menangani berbagai persoalan masyarakat.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.