TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Kasus pencurian ternak dengan modus menjagal sapi kembali terjadi di Kabupaten Situbondo. Seekor sapi milik warga Desa Seletreng ditemukan sudah menjadi bangkai di dalam kandang, Rabu (1/4/2026) pagi.
Sapi tersebut milik Kiai Suparmo (50), warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan. Saat ditemukan, sebagian besar daging sapi sudah hilang karena diduga dibawa kabur pelaku, tersisa hanya tulang dan bagian dalam perut hewan tersebut.
Informasi mengenai kejadian itu awalnya menyebar dari warga sekitar. Setelah mendengar kabar tersebut, Suparmo langsung menuju kandang sapinya yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah.
Baca juga: Pencurian Sapi Marak di Situbondo, Pelaku Jagal di Kandang dan Bawa Kabur Daging
Setibanya di lokasi, ia terkejut melihat salah satu sapinya sudah mati dan tinggal bangkai di dalam kandang.
Kasi Humas Polres Situbondo, Slamet Yuwono, membenarkan adanya laporan terkait penyembelihan sapi milik warga tersebut.
“Iya benar, kejadian baru diketahui tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB,” ujarnya.
Menurut Slamet, pada malam sebelumnya sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (31/3/2026), pemilik sapi masih sempat memberi pakan ternaknya.
“Waktu itu tiga ekor sapi masih lengkap, sehingga pemiliknya kembali pulang ke rumahnya,” katanya.
Baca juga: Bantuan 150 Sapi dan 300 Domba untuk Warga Terdampak Bandara KASA Situbondo
Polisi menduga pelaku masuk ke kandang melalui pintu pagar di sisi timur. Setelah melakukan aksinya, pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang itu diduga melarikan diri ke arah Gunung Malang menuju Dusun Pao, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa.
“Namun saat ini masih dalam penyelidikan untuk memburu pelakunya,” tegas Slamet.
Sementara itu, Kepala Desa Seletreng, Taufik Hidayat, mengatakan pihak pemerintah desa akan meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kejadian ini pertama kali dialami warga kami,” katanya.
Pemerintah desa juga mengimbau warga agar tidak menempatkan ternaknya di lahan tegalan yang jauh dari rumah.
“Kami akan mengaktifkan kembali poskamling bersama Polri, TNI, dan masyarakat agar kejadian pencurian tidak terulang,” ujarnya.
Bangkai sapi milik warga tersebut telah dikubur oleh warga setempat pada Rabu pagi.