TRIBUNNEWS.COM - Presiden FIFA, Gianni Infantino telah menegaskan bahwa Timnas Iran akan melakoi seluruh pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Infantino juga mengatakan bahwa Iran harus mengikuti jadwal Piala Dunia 2026 sesuai yang telah ditentukan.
Pernyataan ini disampaikan meski situasi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas akibat konflik yang pecah sejak akhir Februari 2026.
Selain itu, Infantino juga menepis segala spekulasi tentang pemindahan venue pertandingan Iran.
Ia mengatakan bahwa tidak ada rencana B, C, atau D untuk kondisi Iran, dan hanya ada rencana A yang sudah ditetapkan sejak awal.
"Iran mewakili rakyatnya, baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Infantino menambahkan.
Pernyataan ini disampaikan Infantino setelah menyaksikan langsung kemenangan telak Iran 5-0 atas Kosta Rika dalam laga uji coba di Turki.
Presiden FIFA asal Swiss itu tampak antusias dan menyebut Iran sebagai tim yang sangat kuat saat ini.
Sebelumnya pemindahan lokasi pertandingan jadi salah satu opsi yang muncul, seperti diupayakan Asosiasi Sepak Bola Iran (FFIRI).
Namun tanggapan dari Infantino ini tampak menepis spekulasi tersebut.
Sehingga seluruh pertandingan Iran di Grup G akan tetap digelar di wilayah Amerika Serikat, yakni dua laga di Los Angeles dan satu laga di Seattle.
Baca juga: Irak Lengkapi 48 Tim Lolos ke Piala Dunia 2026, Masuk Grup Neraka Ditunggu Mbappe & Haaland
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya sempat memberikan sinyal bahwa Iran dipersilakan hadir, namun kemudian menyatakan keraguan demi keselamatan tim itu sendiri.
Meski demikian, Infantino menegaskan bahwa Iran mewakili rakyatnya, baik yang berada di dalam maupun luar negeri, dan FIFA ingin memastikan partisipasi mereka dalam kondisi terbaik meski situasi dinilai sangat rumit.
Di Piala Dunia 2026 nanti, Iran tergabung di Grup G bersama tiga lawan yang cukup berat.
Tim yang dijuluki Team Melli itu akan menghadapi Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Belgia merupakan tim yang selalu menjadi kekuatan Eropa dengan skuad berkualitas tinggi dan pengalaman Piala Dunia yang matang.
Kemudian Mesir, wakil Afrika yang solid, mengandalkan disiplin taktik dan pemain berpengalaman di level internasional.
Terakhir Selandia Baru, tim yang dikenal tangguh meski sering dianggap underdog, dengan gaya bertahan yang sulit ditembus.
Persaingan di Grup G diprediksi bakal berlangsung ketat.
Belgia menjadi favorit utama lolos, sementara Iran dan Mesir diperebutkan posisi kedua atau peluang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Selandia Baru kemungkinan akan menjadi batu ujian awal bagi Iran.
Menarik dinantikan kiprah Iran di Piala Dunia 2026 di tengah peliknya masalah geopolitik yang menyertainya.
Apakah Iran mampu melaju jauh di tengah tekanan luar lapangan dan tantangan di dalam lapangan? Waktu yang akan menjawab pada Juni 2026 mendatang.
Fase Grup G
16 Juni 2026
Pukul 08.00 WIB - Iran vs Selandia Baru (Los Angeles)
22 Juni 2026
Pukul 02.00 WIB - Belgia vs Iran (Los Angeles)
27 Juni 2026
Pukul 10.00 WIB - Mesir vs Iran (Seattle)
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)