Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Aceh Tengah, Sejumlah Kampung Kembali Terisolasi
Sri Widya Rahma April 01, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tengah sejak sore hingga malam hari pada Selasa (31/3/2026), mengakibatkan banjir genangan dan kerusakan infrastruktur di sejumlah kecamatan.

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir Susulan di Gayo Lues, 13 Rumah dan SMAN 1 Pining Terendam

Sejumlah Kampung Terendam

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika menyampaikan bahwa banjir genangan terjadi di beberapa kampung.

Adapun di antaranya:

  • Kampung Mendale dan Paya Tumpi di Kecamatan Kebayakan
  • Kampung Mongal di Kecamatan Bebesen
  • Kampung Linung Bulen I di Kecamatan Bintang
  • Kampung Lumut di Kecamatan Linge
  • Kampung Simpang Uning Niken di Kecamatan Bies

Hujan Deras Picu Longsor dan Jembatan Rusak

Selain itu, hujan lebat juga memicu longsor yang menimbun badan jalan provinsi lintas Bintang -Simpang Kraft di tiga titik, sehingga akses kendaraan di jalur tersebut lumpuh.

“BPBD telah mengerahkan satu unit excavator untuk pembersihan material longsor agar jalan dapat segera difungsikan kembali,” kata Andalika kepada TribunGayo.com, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, meningkatnya debit air sungai turut menyebabkan rusaknya jembatan darurat yang sebelumnya dibangun oleh TNI.

Baca juga: Korban Banjir Tempati Huntara di Aceh Keluhkan Bayar Listrik, Janji Gratis, Begini Respon Menteri PU

Tiga jembatan yang terdampak masing-masing:

  • Jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge
  • Jembatan Burlah dan Bergang di Kecamatan Ketol

Akibatnya, sejumlah kampung di Kecamatan Linge dan Ketol kembali terisolir.

Di Kecamatan Linge, meliputi:

  • Kampung Linge
  • Kampung Jamat
  • Kampung Delung Sekinel
  • Kampung Kuteni Reje
  • Kampung Reje Payung

Sementara di Kecamatan Ketol mencakup:

  • Kampung Burlah
  • Kampung Kekuyang
  • Kampung Bintang Pepara
  • Kmapung Bergang
  • Kampung Karang Ampar

Pembangunan Huntara dan Huntap Terhambat

Andalika menambahkan, terputusnya Jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge, juga berdampak pada terhambatnya pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) komunal di Kemukiman Jamat karena distribusi material terganggu.

Pihaknya berharap percepatan penanganan darurat dapat segera dilakukan, termasuk pemasangan jembatan Bailey di tiga lokasi terdampak sebelum pembangunan jembatan permanen dilaksanakan, sehingga akses masyarakat kembali normal dan aman dilalui. (*)

Baca juga: Pembersihan Lingkungan Terdampak Banjir di 2 Daerah Aceh Melalui Padat Karya, Rp120.000 per Hari

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.