TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi peran Asosiasi Pengusaha Indonesia dan serikat pekerja/buruh dalam menjaga kondusivitas hubungan industrial di Kabupaten Pasuruan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan halalbihalal bersama perwakilan buruh dan APINDO, Selasa (31/3/2026) siang.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin selama ini mampu menciptakan stabilitas dunia usaha yang berdampak langsung pada terjaganya iklim investasi di daerah.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dan soliditas panjenengan semua. Hubungan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah berjalan baik, sehingga iklim investasi di Pasuruan tetap terjaga,” ujarnya.
Baca juga: Pengisian JPT di Pasuruan Gunakan Skema Manajemen Talenta, Lebih Cepat dan Efisien Anggaran
Baca juga: Perumda Giri Nawa Tirta Dilengkapi Laboratorium, Perkuat Pengawasan Kualitas Air Minum
Mas Rusdi, sapaan akrabnya menegaskan, hubungan industrial yang harmonis menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Stabilitas tersebut, kata dia, harus terus dipertahankan melalui komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan tetap hadir dalam setiap persoalan ketenagakerjaan, serta siap memfasilitasi penyelesaian jika terjadi dinamika di lapangan.
“Kalau ada persoalan, silakan disampaikan. Pemerintah daerah siap membantu dan mencarikan solusi bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Rakhmat Syarifudin mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 30 perwakilan serikat pekerja/buruh.
Selain silaturahmi, forum juga dimanfaatkan untuk membahas persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan digelar 1 Mei mendatang.
“Dalam pertemuan ini juga dibahas kesiapan May Day. Harapannya bisa berjalan lancar dan tetap kondusif, dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.
Melalui momentum halalbihalal ini, diharapkan sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah semakin kuat, sehingga iklim investasi di Kabupaten Pasuruan tetap terjaga dan berkelanjutan.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)