Dinkes Klaten Gelar ORI Campak di Desa Kraguman, Di Balik Tangis Balita Usai Vaksin, Orang Tua Lega
Vincentius Jyestha Candraditya April 01, 2026 06:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Tangis balita pecah di Balai Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Selasa (31/3/2026), saat petugas menyuntikkan vaksin campak dalam program ORI.

Di ruangan itu, kursi-kursi merah tersusun rapi. Orang tua bergantian menggendong anak mereka menuju meja vaksinasi. 

Sejumlah tenaga kesehatan mengenakan sarung tangan, menyiapkan alat suntik, dan melakukan skrining.

Bidan Desa Kraguman Wahyu Waluyanti, menjelaskan alur layanan dilakukan berurutan agar proses berjalan tertib.

Baca juga: ORI Campak Klaten Tembus 55 Persen, Dinkes Kejar Target Rampung 2 Bulan

“Untuk alurnya pertama pendaftaran, dua skrining yang ketiga pemberian vaksinasi, yang keempat entry data. Kemudian yang kelima ada pemberian makanan tambahan,” jelasnya.

Kegiatan ini menyasar 128 anak di desa tersebut, dengan dukungan kader posyandu.

Namun jika tidak semua sasaran hadir dalam satu waktu, petugas telah menyiapkan langkah lanjutan.

“Apabila nanti sasaran tidak hadir nanti akan kita lakukan sweeping,” ujarnya.

Ia juga menegaskan syarat utama penerima vaksin adalah kondisi anak.

“Syaratnya anak sehat. Terus usia 9 bulan sampai 59 bulan,” katanya.

Penjelasan itu kemudian dilengkapi dengan kondisi kesehatan yang diperbolehkan.

“Misalnya batuk pilek tapi tidak ada demam dan diare, itu enggak apa-apa. Asal tidak demam dan diare,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat beberapa anak menangis saat disuntik. Orang tua berusaha menenangkan dengan memeluk atau mengalihkan perhatian.

Meski demikian, proses vaksinasi tetap berjalan lancar hingga seluruh peserta yang hadir terlayani. 

Baca juga: Waspada Campak, Dinkes Klaten Ungkap Gejala hingga Cara Pencegahannya

ORI campak di Kabupaten Klaten disambut positif oleh para orang tua. Mereka mengaku lebih tenang setelah anaknya menerima vaksin.

Salah satunya Ika (26), warga Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan, yang datang langsung ke lokasi vaksinasi.

“Alhamdulillah, hari ini ikut vaksinasi campak. Ini untuk pencegahan buat anak biar terjaga dari bahaya penyakit campak,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya sempat khawatir, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

“Kemarin sempat khawatir, ditambah lagi cuacanya sedang tidak bersahabat, anak jadi gampang sakit,” katanya.

Hal serupa disampaikan Wiji (26), warga setempat, yang juga mengantar anaknya mengikuti imunisasi.

“Hari ini saya melakukan Ori campak buat menanggulangi di beberapa wilayah ada anak terkena campak,” ucapnya.

Ia mengakui kekhawatiran sempat muncul sebelum vaksinasi dilakukan.

“Iya sempat khawatir, takut anak saya kena juga,” katanya.

“Dengan pemberian vaksinasi untuk anak ini, saya jadi lebih tenang,” lanjutnya.

(*) 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.