Peringati Hari TBC Sedunia 2026, Puskesmas Pujon dan PT PJU Gaungkan Program Desa Bebas TB
Haryanto April 01, 2026 07:05 PM

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Dalam rangka memperingati Hari TBC Sedunia Tahun 2026, UPT Puskesmas Pujon bekerja sama dengan PT Piranti Jaya Utama (PJU), anak usaha PT Reswara Minergi Hartama, melaksanakan Program Desa Bebas TB, di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Maret 2026 ini mengusung tema “Aksi Sehat Bersama: Putus Mata Rantai TB Paru”.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis Paru (TB Paru). 

Sekitar 30 orang warga mengikuti kegiatan ini.

Baca juga: PT Piranti Jaya Utama Libatkan Akademisi dan Pemda Susun Arah Pemberdayaan Masyarakat Kapuas

UPT Puskesmas Pujon bekerja sama dengan PT Piranti Jaya Utama (PJU), anak usaha PT Reswara Minergi Hartama memperingati Hari TBC Sedunia Tahun 2026 dengan melaksanakan Program Desa Bebas TB, di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada 31 Maret 2026 lalu.

Ini juga menjadi bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT PJU di bidang kesehatan.

CSR & Communication Manager Reswara, Dani Jaya menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam Program Desa Bebas TB merupakan wujud komitmen jangka panjang PPM PT PJU dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami percaya bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari masyarakat yang sehat. Program Desa Bebas TB ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT PJU yang dirancang tidak hanya sebagai kegiatan sesaat, tetapi mendorong kesadaran, kemandirian, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi dengan Puskesmas dan pemerintah desa, PPM PT PJU diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat peran komunitas lokal dalam pencegahan penyakit menular seperti TB Paru.

Kepala UPT Puskesmas Pujon, Fatmawati menyampaikan, Program Desa Bebas TB merupakan upaya kolaboratif yang efektif dalam menekan kasus TB Paru melalui edukasi, deteksi dini, serta penguatan peran masyarakat.

“TB Paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Melalui Program Desa Bebas TB, kami mendorong masyarakat untuk mengenali gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, keringat malam, dan penurunan berat badan, sekaligus melakukan deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tuntas,” jelas Fatmawati.

tbc piranti barunang
UPT Puskesmas Pujon bekerja sama dengan PT Piranti Jaya Utama (PJU), anak usaha PT Reswara Minergi Hartama memperingati Hari TBC Sedunia Tahun 2026 dengan melaksanakan Program Desa Bebas TB, di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada 31 Maret 2026 lalu.

Program Desa Bebas TB dikemas dalam bentuk Aksi Sehat Bersama: Putus Mata Rantai TB Paru, dengan tiga kegiatan utama, yaitu:

1.Penyuluhan dan Skrining TB, berupa edukasi kepada masyarakat serta pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini Tuberkulosis.

2.Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sebagai dukungan nutrisi bagi pasien TB aktif untuk membantu proses pemulihan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

3.Pelatihan Kader, berupa edukasi bagi kader kesehatan desa dalam pengawasan minum obat (PMO) guna memastikan kepatuhan pengobatan sesuai standar.

Kepala Puskesmas Pujon, Fatmawati juga mengapresiasi dukungan PT PJU melalui program PPM yang dinilai sangat membantu dalam memperluas jangkauan layanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Sinergi Aksi Tuntaskan TB Kolaborasi dengan dunia usaha melalui program PPM seperti ini sangat penting, khususnya dalam penanggulangan TB Paru yang membutuhkan pendampingan jangka panjang dan peran aktif masyarakat,” katanya.

Sekretaris Pemerintah Desa Barunang, Lewis turut menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat peran kader dan keluarga dalam pengendalian TB Paru.

Berdasarkan data UPT Puskesmas Pujon, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 14 suspek TB Paru di Desa Barunang, Desa Manis, dan Desa Karukus. 

Melalui Program Desa Bebas TB, diharapkan angka kasus TB Paru dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah.

Program ini sejalan dengan semangat Hari TBC Sedunia 2026, yakni memperkuat komitmen lintas sektor dalam memutus mata rantai penularan TB Paru menuju masyarakat yang sehat dan produktif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.