- Praka Farizal Rhomadhon menjadi salah satu prajurit TNI terkena artileri Israel hingga gugur di Lebanon.
Terungkap Praka Farizal sedang shalat Isya dan terkena artileri Israel.
Sementara Israel justru menyalahkan Hizbullah terkait tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon.
Hal itu disampaikan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera pada Selasa (31/3).
Ia mengatakan serangan terjadi saat Praka Farizal sedang melaksanakan salat Isya.
Peristiwa pada Minggu (29/3) terjadi di sekitar pos pasukan misi PBB.
Lebih tepatnya terjadi di dekat fasilitas ibadah yang berada dalam satu kompleks dengan area penugasan.
“Pada saat itu almarhum sedang melaksanakan shalat Isya. Kemudian terjadi artileri yang jatuh di samping masjid,” kata Dimar
Menurut keterangan Dimar, serangan Israel terjadi secara tiba-tiba di tengah situasi keamnaan yang masih belum kondusif.
Oleh sebab itu, Praka Farizal yang sedang beribadah tidak sempat menyelamatkan diri.
Di satu sisi, Israel enggan disalahkan atas gugurnya 3 TNI di Lebanon.
Hal itu disampaikan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.
Dikutip dari Straits Times, Danny menyebut Hizbullah meluncurkan roket dari desa-desa di dekat posisi PBB.
Militer Israel pun mengklaim telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Hasil dari penyelidikan itu yakni tentara Israel tidak menempatkan bahan peledak apa pun di daerah tersebut.
Bahkan ia menyebut tidak ada tentara Israel yang hadir di lokasi itu.
Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri
Editor Video: dharma aji yudhaningrat
Uploader: bagus gema praditiya sukirman