AS kerahkan pesawat pengebom B-52 terbang di atas daratan Iran untuk pertama kalinya
Tribun-video April 01, 2026 07:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruSURYAMALANG.COM - AS secara resmi mengerahkan pesawat pengebom B-52 dan terbang di atas wilayah daratan Iran.Pengerahan ini menandai babak baru daam eskalasi militer di Teheran dalam Operasi Epic Fury.Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mngonfirmasi dimulainya misi tersebut pada Selasa (31/3/2026).Menurutnya, upaya ini diambil sebagai upaya pertahanan udara saat pasukan koalisi dikerahkan ke wilayah Timur Tengah."Mengingat peningkatan keunggulan udara, kami telah berhasil memulai misi B-52 darat pertama. Hal ini memungkinkan kami, sebagaimana sebelumnya, untuk terus berada di atas musuh," ujar CaineCaine mengklaim telah menggempur lebih dari 11.000 target di Iran.Operasi ini dirancang untuk melumpuhkan kekuatan militer Teheran secara sistematis.Selain serangan udara, Caine juga mengeklaim bahwa militer AS telah menghancurkan lebih dari 150 kapal milik Angkatan Laut Iran. Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa meskipun Iran masih memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan balasan, pihaknya telah siap melakukan antisipasi penuh.Meskipun pengerahan terus dilakukan AS, Iran sendiri menegaskan tak akan ada damai atau gencatan senjata dengan Washington.Satu-satunya syarat berakhirnya konflik dari Iran adalah dengan jaminan keamanan agar konflik serupa tak terulang kembali.Pernyataan itu ditegaskan oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam sebuah percakapan telepon dengan Presiden Dewan Eropa pada Selasa (31/3/2026). (Tribun-Video.com)https://www.aa.com.tr/en/americas/us-launches-first-overland-b-52-bombers-in-operation-against-iran-top-general-/3887135?Editor Video : Gianta Firmandimas Adya MahendraUploader: Wening Cahya MahardikaWEBSITE: http://suryamalang.com/ INSTAGRAM:http://instagram.com/suryamalangFACEBOOK:https://www.facebook.com/suryamalang.tribun#suryamalang#malang#ngalam